Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
Suriah Bantah Dalangi Pemboman Turki
Monday 13 May 2013 09:11:21
 

Pemboman terjadi di kota Reyhanli yang menjadi pintu masuk pengungsi Suriah ke Turki.(Foto: Ist)
 
SURIAH, Berita HUKUM - Suriah membantah bertanggungjawab atas pemboman di perbatasan Turki yang menewaskan 46 orang.

Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoubi dalam sebuah jumpa pers hari Minggu (12/5) mengatakan negerinya "tidak melakukan dan tak akan pernah melakukan tindakan semacam itu karena prinsip kami tidak membolehkannya".

"Tak ada seorang pun yang berhak melontarkan tuduhan tanpa dasar," tegas al-Zoubi.

Menurut polisi Turki, sedikitnya sembilan orang telah ditahan terkait dua aksi bom mobil yang terjadi Sabtu (11/5) di kota perbatasan Reyhanli, yang menewaskan lebih dari 40 jiwa.

Pemerintah Ankara menambahkan, para tersangka punya kaitan dengan intelejen Suriah.

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan Turki tidak akan terseret dalam "jebakan berdarah".

Ia menyerukan agar warganya "bertindak sangat hati-hati, waspada menghadapi provokasi".

"Tujuan dari serangan ini adalah untuk mengadu-domba sesama warga Turki dan menciptakan kekacauan. Jadi saya hanya dapat mengajak warga sekalian agar tetap tenang."

Bukan kebetulan

Selain 46 korban tewas, pemerintah Turki juga menyebut 50 korban lainnya masih dirawat di rumah sakit akibat pemboman.

Turki adalah anggota aliansi pertahanan pro-AS NATO, dan merupakan pendukung kuat kelompok perlawanan Suriah.

Pemerintah Turki berkali-kali secara terbuka mengecam peperangan yang masih terus berlangsung dan terus mengkritik pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Menlu Turki, Ahmet Davutoglu, bersumpah akan menangkap pelaku pengeboman. Pada hari Minggu ia menyatakan milisi pendukung Presiden Assad adalah otak di belakang serangan Reyhanli.

Menurutnya bukanlah 'kebetulan' jika pemboman terjadi di tengah makin intensifnya upaya diplomatik untuk mencari solusi dari konflik Suriah.

"Mungkin ada pihak yang bermaksud menyabotase kedamaian Turki, tetapi kami tak akan biarkan," tegasnya.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Suriah
 
  Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
  Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
  Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
  Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2