Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Mesir
Militer Mesir Kembali Lakukan Penangkapan Para Pimpinan dan Guru
Monday 26 Aug 2013 07:22:21
 

Menggunakan persenjataan tempur berat, militer Mesir menjalankan aksinya.(Foto: Ist)
 
MESIR, Berita HUKUM - Militer Mesir kembali menangkap sejumlah Pimpinan Ikhwanul Muslimin (IM), dimana Langkah pasukan keamanan ini semakin menambah panjang daftar tokoh IM yang menjadi tahanan.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (24/8), pasukan keamanan melakukan penyergapan di beberapa tempat. Dalam penyergapan Sabtu pagi di Provinsi Minya, pasukan keamanan Mesir menangkap mantan anggota majelis konstitusi dari Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) Ahmed Sayed.

Begitu pun dengan tokoh FJP lainnya, Sayed Heikal. Sementara dalam penyergapan di Provinsi Fayoum, pasukan keamanan menangkap Pimpinan Perkumpulan Guru lokal, Hamdi Awad yang tengah berada di kediamannya.

Portal berita lokal Mesir juga melaporkan bahwa Polisi menangkap Ahmad Arif, juru bicara resmi kelompok Ikhwanul Muslimin, pada Kamis dini hari (22/8) lalu. Arif ditangkap di apartemennya di wilayah Nasr City, Kairo, menurut laporan situs internet tersebut pada pukul 01:44 GMT (07:44 WIB).

Foto-foto Arif pasca penangkapannya dipublikasikan di jejaring sosial Facebook.
Sementara itu, situs Kebebasan dan Keadilan Ikhwanul Muslimin pada jam 02:07 GMT melaporkan bahwa "pasukan kudeta menculik Dr Ahmad Arif, juru bicara Ikhwanul Muslimin dan tokoh kunci di Aliansi Nasional untuk Mendukung Legitimasi dan Penolakan Kudeta," seperti yang dilansir pada laman bbc.com.

Pasukan keamanan Mesir juga melakukan operasi di sejumlah lokasi lainnya. Salah satu yang menjadi target adalah anggota IM Mustafa Tawfiq. Namun saat melakukan penyergapan ke rumahnya, pasukan keamanan tidak menemukan Tawfiq.

Pasukan keamanan juga tidak mampu menangkap satu orang pun saat menggerebek sembilan rumah pimpinan IM yang berada di wilayah Terusan Suez. Pemerintahan Mesir mulai menyasar sejumlah pimpinan IM setelah adanya aksi duduk pendukung pro-Muhammad Mursi, pekan lalu.

Jumat, pasukan keamanan menangkap tujuh pimpinan IM dalam penyergapan di beberapa provinsi. Sehari sebelumnya, lima tokoh terkemuka IM juga ditangkap. Termasuk di dalamnya penasihat hukum FJP Ahmed Abu Baraka dan mantan Deputi Gubernur Alexandria, Hassan Al-Prince.

Pada minggu sebelumnya, Ammar Badie, anak laki-laki dari pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin (IM) Mohamed Badie tewas ditembak aparat keamanan saat berdemo di Ramses Square, dan sebelumnya minggu lalu pula, seorang anak perempuan petinggi IM pula, Mohamed El-Betagi juga tewas saat unjuk rasa kelompok pendukung Presiden Mohammad Mursi yang digulingkan pada bulan lalu, tulis AP, Sabtu (17/8).

Seperti dilansir Egypt Independent, Mendagri Mesir Mohamed Ibrahim mengklaim, setidaknya 75 tokoh IM sudah masuk tahanan hingga Kamis lalu.(rpk/bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Mesir
 
  Mesir Temukan 'Kota Emas yang Hilang' Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu, Temuan Paling Penting setelah Makam Tutankhamun
  Terusan Suez Sudah Bisa Dilewati, Mesir Buka Penyelidikan terhadap Kapal Kontainer yang Kandas
  Muhammad Mursi Meninggal, Presiden Erdogan: Pemerintah Mesir Harus Diadili di Mahkamah Internasional
  Ustadz Hanan Attaki, Lc tentang Muhammad Mursi
  Total 44 Tewas, 2 Gereja Dibom, Mesir Tetapkan Keadaan Darurat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2