JAKARTA, Berita HUKUM - Keluarga korban penembakan kasus Lapas Cebongan mendatangi KontraS di Jakarta Pusat Jumat (12/4). Kehadiran keluarga korban telah diterima Yati Andriyani, Kadiv Advokasi Hukum dan HAM KontraS.
Keluarga korban dan KontraS telah melakukan pertemuan dengan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hukum dan HAM, Albert Hasibuan, Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, Ketua Komisi Nasional Hak Azasi Manusia Siti Noerlela, Komisi III DPR RI, dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Adapun hasil dari pertemuan itu, semua institusi lembaga itu berkomitmen untuk menuntaskan dan mengawal kasus Lapas Cebongan secara tuntas, adil dan transparan.
Pembentukan tim gabungan pencari fakta, Wantimpres masih mempelajari dan melihat prosesnya lebih lanjut.
"Terkait peyelidikan kasus Hugo's Cafe, Kompolnas akan memangil terhadap Div Propam Polda DIY," ujar Yati.
Presiden beserta para pembantunya Kemenkumham, Kemenkopulhukam, dan Wantimpres akan melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap proses kasus Lapas Cebongan untuk mencegah terjadinya Impunitas dan konflik kepentingan dalam kasus ini.
Serta mengajak seluruh komponen masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu tertentu, yang sengaja menggiring kasus ini jauh dari inti permasalahannya.
Dalam pertemuan ini, hadir keluarga korban yaitu Victor Mambait (keluarga Johanes Juan Manbait), Yanni Rohi Riwu (Keluarga dari Gamiel Yermiyanto Rohi Riwu), Jorhans Karja (keluarga Benyamin Sahetapy Engel), Yaohanes Lado (keluarga dari Andrianus Candra Galaja) sembari membawa foto ke 4 korban.(bhc/put) |