Hagel mengatakan" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
AS: Situasi di Kobane Suriah 'Berbahaya'
Sunday 12 Oct 2014 10:14:38
 

Lebih dari 15.000 orang berada di parlemen persegi hari ini untuk menunjukkan dukungan mereka untuk Kobanê. Pejuang perempuan di #kobane mengubah sejarah yang membatasi peran perempuan untuk membesarkan anak-anak.(Foto: twitter)
 
SURIAH, Berita HUKUM - Situasi di Kobane bagian utara Suriah masih "berbahaya", menurut Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel. Pertempuran antara militan Negara Islam ISIS dan pejuang Kurdi masih berlanjut, dengan lebih dari 500 orang dilaporkan tewas dalam konflik yang berlansung satu bulan.

Hagel mengatakan serangan udara yang dipimpin AS untuk melawan ISIS telah menunjukkan kemajuan, tetapi militan masih menguasai sejumlah wilayah daerah pinggiran kota.

Pertempuran melawan ISIS di Suriah dan Irak akan berlangsung lama, kata dia.

Pesawat AS telah membom daerah yang dikuasai ISIS sementara pejuang Kurdi melakukan pertempuran darat di daerah perbatasan penting dengan Turki.

Hagel, yang berada di Cile, mengatakan :" Kami melakukan apa yang dapat kami lakukan melalui serangan udara untuk memukul mundur ISIL (ISIS)".

"Faktanya disana telah dicapai sejumlah kemajuan,"

Sedikitnya 553 orang disebutkan tewas dalam pertempuran yang berlangsung selama satu bulan di Kobane. Syrian Observatory for Human Rights, badan pemantau HAM dan konflik Suriah, yang berbasis di Inggris, menyatakan jumlah orang yang tewas, 298 orang merupakan pejuang ISIS.

Sekitar 200,000 pengungsi Kurdi Suriah telah menyebrang ke perbatasan Turki sejak ISIS menguasai daerah tersebut pada bulan lalu.

Sementara sebelumnya, Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, memperingatkan bahwa sampai sekitar 700 orang, kebanyakan orang tua, masih terperangkap di kota perbatasan itu.

Utusan PBB itu juga mendesak Turki untuk mengizinkan masuk para sukarelawan yang ingin ke Suriah untuk membantu mempertahankan Kobane dari kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.

Selama tiga minggu ini, Kobane menjadi medan perang besar antara pasukan ISIS dan Kurdi.

Sementara itu, seorang komandan pasukan Kurdi yang bertempur untuk mempertahankan kota Kobane di Suriah dari serangan ISIS meminta agar bantuan senjata segera diterjunkan lewat udara.

Pasukan Kurdi juga menyerukan agar serangan udara lebih banyak dilakukan terhadap kelompok militan yang menamakan dirinya Negara Islam atau ISIS tersebut, di tengah laporan bahwa para pejihad itu kini melakukan serangan baru di Kobane.

Komandan pasukan mengatakan zona aman sudah jatuh ke tangan ISIS, meskipun sumber Kurdi lain yang berada di kota itu menyangkalnya.

Kelompok pemonitor konflik Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan ISIS kini menguasai 40% wilayah kota itu, tapi hal ini belum dikonfirmasi.

Pasukan koalisi pimpinan AS melakukan lebih banyak lagi serangan udara terhadap target-target ISIS Jumat pagi (10/10).(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Suriah
 
  Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
  Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
  Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
  Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2