Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
KTT
5 - 10 September, Presiden Lakukan Perjalanan Dinas ke Mongolia dan Rusia
Sunday 02 Sep 2012 20:43:41
 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono sedang melambaikan tangannya saat akan melakukan penerbangan (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono akan melakukan perjalanan dinas ke Ulaanbaatar (Mongolia) dan Vladivostok Rusia, untuk kunjungan bilateral dan menghadiri Konperensi Tingkat Tinggi (KTT) pemimpin negara - negara anggota Asia - Pacific Economic Cooperation (APEC).

Presiden dan rombongan dijadwalkan meninggalkan Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Selasa (5/9) pagi menuju Ulaanbaatar, ibukota Mongolia.

Setelah upacara penyambutan kenegaraan di Istana Negara di Ulaanbaator, Rabu (6/9) pagi, Presiden SBY akan melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Mongolia, Tsakhia Elbegdorj, yang diikuti dengan pertemuan bilateral delegasi Republik Indonesia dengan Republik Mongolia.

Pembicaraan bilateral antara delegasi RI dengan Pemerintah Mongolia menyangkut kerjasama investasi; kerjasama di bidang perdagangan; dan kerjasama di bidang pertanian.

Pembicaraan bilateral ini akan dituangkan dengan penandatangan kerjasama (MoU) antar kedua negara, dan selanjutnya akan diakhiri dengan konperensi pers bersama antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Mongolia, Tsakhia Elbegdorj.

Selain bertemu Presiden Tsakhia Elbegdorj, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama di Ulaanbatar juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Mongolia Norovyn Altankhuyag, Ketua Parlemen Z. Enkhbold, dan menghadiri pertemuan bisnis Indonesia – Mongolia yang akan digelar di Hotel Chinggis Khan, Kamis (6/9) siang.

Selanjutnya pada Jumat (7/9) pagi waktu setempat, Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono akan meninggalkan Bandara Chinggis Khan, Ulaanbaatar, untuk melanjutkan perjalanan ke Vladivostok, Rusia.

Di Vladivostok, Rusia, Presiden SBY akan menjadi pembicara kunci pada APEC CEO Summit, dan akan menghadiri pertemuan pemimpin ekonomi APEC, termasuk dialog antara pemimpin APEC dengan APEC Business Advisory Councl (ABAC) pada Sabtu (8/9) siang waktu setempat.

Selain menghadiri KTT APEC, selama di Vladivostok, Rusia, Kepala Negara juga akan melakukan pembicaraan bilateral dengan sejumlah kepala pemerintahan dan kepala negara sahabat, di antaranya PM Australia Julia Gillard; Presiden RRC Hu Jin Tao, PM Vietnam Nguyen Tan Dung, Presiden Meksiko Felippe Calderon, Presiden Peru Ollanta Moises Humala Tasso; dan Presiden Chile Sebastian Perrera.

Presiden SBY dan rombongan dijadwalkan akan meninggalkan Vladivostok, Rusia, pada Senin (10/9) pagi, dan akan tiba kembali di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Senin (9/8) siang.(skb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > KTT
 
  Haedar Nashir: KTT Luar Biasa OKI Harus Punya Peran Strategis dan Kongkrit
  Polda Metro Jaya Gelar Apel Pengamanan KTT OKI
  Apel Gelar Pasukan Kodam Jaya Persiapan KTT OKI
  Presiden SBY dan Ibu Ani Tetap Hadiri KTT OKI di Mesir
  Hari Ini Presiden Hadiri KTT D8
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2