Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
PT Waskita Karya
Waskita Karya Gelar RUPS, Bagikan Deviden Rp100,31 Milyar
Friday 24 Apr 2015 20:26:03
 

Direktur Keuangan Waskita Karya, Tunggul Rajagukguk saat acara RUPS Tahunan perseroan di kantor pusat Waskita Karya, Jakarta, Jumat (24/4).(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Waskita Karya (Persero), Tbk (WSKT) [1,790 0 (+0,0%)] bakal menebar hasil keuntungan atau dividen tahun buku 2014 sebesar Rp100,31 miliar, atau setara 20 persen dari hasil laba bersih Rp501 miliar di tahun 2014.

Direktur Keuangan Waskita Karya, Tunggul Rajagukguk mengatakan, “RUPS tahunan perseroan menyetujui memberikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp100,31 miliar atau setara Rp11 per saham,” ujarnya usai RUPS Tahunan perseroan di kantor pusat Waskita Karya, Jakarta, Jumat (24/4).

Pembagian dividen akan diberikan setelah tiga puluh hari RUPS Tahunan ini terlaksana, tidak akan lebih dari dua bulan setelah RUPS Tahunan perseroan terlaksana. “Kami akan bagikan dividen secara cepat,” jelasnya.

Dia menguraikan, besaran dividen yang ditetapkan sangatlah wajar, karena perseroan ingin menjalankan ekspansi usaha. Sehingga sisa laba bersih akan dibukukan sebagai dana cadangan dan laba ditahan.

“Kami akan terus investasi usaha. Kebutuhan dana untuk mempercepat proyek infrastruktur di Tanah Air,” ungkap dia.

Perlu diketahui, Waskita Karya meraih Laba Bersih sebesar Rp501,53 miliar di 2014, atau naik 36,26 persen dari posisi Laba Bersih sebesar Rp368,05 miliar di 2013. Laba Bersih per saham perseroan menjadi Rp51,90 per saham di tahun lalu, dibandingkan posisi di 2013 sebesar Rp38,20 per saham.

Laba Bruto perseroan juga menjadi Rp1,11 triliun di tahun lalu, atau naik 21,89 persen dari posisi Rp910,69 miliar di 2013. Laba sebelum pajak perseroan juga meningkat jadi Rp939,38 miliar, dari posisi laba sebelum pajak Rp706,89 miliar di 2013.

Sementara itu, Laba Bersih yang meningkat memberikan imbal hasil yang positif bagi pendapatan. Pendapatan usaha naik 6,19 persen menjadi Rp10,28 triliun di 2014, dari posisi pendapatan usaha sebesar Rp9,68 triliun di 2013. Sedangkan untuk beban pokok perseroan menjadi Rp9,17 triliun di tahun lalu atau naik 4,56 persen dari posisi sebesar Rp8,77 triliun di 2013.

Adapun hingga akhir 2014, perseroan mencatat total aset menjadi Rp12,54 triliun, atau naik 42,82 persen dari posisi total aset sebesar Rp8,78 triliun di 2013.(bh/yun)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2