Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Komisi Yudisial
Wakil Ketua KY Pantau Sidang Perdana Kasus Cebongan
Friday 21 Jun 2013 09:14:41
 

Wakil Ketua KY, Imam Anshori.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Yudisial mengirimkan tim khusus memantau proses persidangan kasus penyerangan Lapas Cebongan, Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh sendiri yang menjadi ketua tim guna memantau proses persidangan perdana terhadap 12 oknum Kopassus yang menjadi tersangka penyerangan yang menewaskan empat orang di Lapas Cebongan. Menurut Imam dalam melakukan pemantauan ini dirinya dibantu oleh empat orang staf dari Biro Pengawasan Perilaku Hakim.

"Ya saya pimpin sendiri, dibantu empat orang staf dari Biro Pengawasan Perilaku Hakim Komisi Yudisial," kata Imam saat dihubungi wartawan Kamis (20/6).

Imam yang akan lengser dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Yudisial pada 30 Juni 2013 nanti berharap dengan dipantau secara langsung oleh Komisi Yudisial, proses persidangan berjalan secara fair. Sehingga hakim bisa memutus dan mengadili secara bebas tanpa adanya intervensi dari berbagai pihak.

"Agar sidang berjalan fair. Hakim dapat memutus dan mengadili secara bebas, berlaku imparsial, dan akuntabel," jelasnya.

Selain itu, ia berharap dengan pemantauan dari Komisi Yudisial para terdakwa dan sejumlah saksi dapat berbicara bebas tanpa rasa takut. Sehingga nanti putusan hakim dapat proporsional dan profesional.

"Terdakwa dan saksi-saksi pun dapat berbicara bebas tanpa rasa takut, sehingga nanti putusan hakim proporsional dan profesional," cetusnya.

Kedua belas tersangka penyerangan Lapas Cebongan akan menghadapi sidang perdana di Pengadilan Militer Yogyakarta, pada Kamis (20/6).(kus/ky/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Komisi Yudisial
 
  Pesan Haedar Nashir kepada Kader Muhammadiyah yang Terpilih Menjadi Ketua KY
  Ketua MPR Sepakat Dilakukan Penguatan Peran Komisi Yudisial
  Dosen UMS Jadi Ketua Komisi Yudisial, Busyro: Contohlah Khalifah Abu Bakar RA
  Komisioner KY Gugat UU KY dan UU MA
  Lima Calon Anggota KY Disahkan Rapat Paripurna DPR
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2