Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    

Video Tari Telanjang Kejutkan India
Friday 13 Jan 2012 00:41:54
 

Suku Jarawa di kepulauan Andaman mirip dengan suku-suku di Afrika (Foto: BBC.co.uk)
 
NEW DELHI (BeritaHUKUM.com) – Para pejabat di kepulauan Andaman, India, menyelidiki video yang menunjukkan sekelompok perempuan telanjang dari suku tradisional setempat menari untuk mendapat makanan.

Video itu didapatkan dari seorang wartawan harian Observer di Inggris, Gethin Chamberlain yang menulis artikel berjudul "anggota-anggota suku Jarawa yang tidak sadar bahwa mereka dieksploitasi oleh safari-safari wisatawan."

Chamberlain mengatakan video itu direkam sekitar dua atau tiga tahun silam, setelah seorang petugas kepolisian disuap untuk mengantar wisatawan ke tempat permukiman suku tersebut. "Itu hanya satu dari banyak video yang sudah beredar luas," kata wartawan harian Observer, Gethin Chamberlain pada BBC, Kamis (12/1).

Dalam artikelnya di harian The Guardian, Chamberlain juga mengatakan bahwa suku Jarawa terdiri dari 400 anggota dan mereka baru saja membuka diri untuk berhubungan dengan dunia luar. Suku Jarawa secara fisik mirip dengan suku-suku di Afrika.

Video tersebut memicu kemarahan di India. Menteri urusan suku-suku tradisional KC Deo menyebut bahwa video itu "menjijikkan" dan "memuakkan."

Sementara dugaan suap terhadap polisi dibantah keras oleh dirjen kepolisian Andaman, Shamsher Bahadur Deol. Menurut dia, pria dalam video itu bukan anggota polisi. "Saya yakin 100% dan saya sudah menonton video itu dengan sangat seksama," kata Deol.

Kelompok-kelompok pemerhati hak suku-suku tradisional telah lama menyerukan kepada para penyelenggara perjalanan untuk menghentikan tur-tur semacam itu. Tapi sejumlah laporan menyebutkan beberapa operator tur menawarkan wisatawan kesempatan untuk berinteraksi dan berfoto bersama suku Jarawa meski hal itu dilarang.

Para pakar memperkirakan suku Jarawa, sebagian besar mencari nafkah dengan berburu, datang ke Andaman 60.000 tahun lalu. Mereka hanyalah satu dari sekian banyak suku tradisional yang tinggal di kepulauan Andaman dan Nicobar di Teluk Benggala. Mereka Bertubuh pendek dengan kulit gelap dan rambut keriting, secara fisik, warga tradisional ini menyerupai suku-suku di Afrika.(sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2