Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Badai
Siklon Tropis Bolaven Berdampak di Indonesia Tengah dan Timur
Sunday 26 Aug 2012 18:30:17
 

Tropycal Cyclone Bolaven (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Masyarakat Indonesia bagian tengah dan timur diminta waspada terhadap dampak siklon tropis Bolaven. BNPB melansir, siklon tropis Bolaven akan meningkat pesat dalam waktu 24 jam ke depan.

Menurut Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, siklon tropis Bolaven memberikan dampak besar di Indonesia. Adapun dampaknya ialah tingginya gelombang air laut, dan meningkatnya intensitas hujan.

"Dampaknya hujan dengan besar terdapat di Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua dan Papua Barat. Untuk intensitas ringan ada juga di Sumatera bagian utara", terang Sutopo dalam siaran persnya kepada detikcom, Minggu (26/8/2012).

Selain hujan, potensi gelombang tinggi air laut juga diramal terjadi di daerah Indonesia Timur. Adapun ketinggian gelombang akibat siklus tersebut mencapai 3 sampai 4 meter.

"Untuk gelombang laut tinggi 2 sampai 3 meter akan berpeluang terjadi di Selat Makasar bagian selatan, Kepulauan Wakatobi, Sulteng, Laut Banda, Perairan Ambon bagian Selatan, Laut Aru. Sedangkan gelombang dengan tinggi 3 sampai 4 meter berpeluang terjadi di Laut Arafuru, bagian selatan Merauke dan Laut China Selatan", tulus Sutopo dalam pesannya.

Ia juga meminta pemerintah daerah setempat supaya tanggap bencana. Selain itu, pihak BNPB sudah berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana di daerah - daerah yang berpeluang terkena dampak siklus tropis Bolaven.

Sebelumnya diberitakan, dampak siklon Bolaven juga mengakibatkan banjir di daerah Parigi, Sulawesi Tengah. Melalui siaran pers, Minggu (26/8/2012) pagi, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyampaikan Hingga saat ini tercatat 2 orang meninggal dunia, 1 orang hilang, 4 orang luka berat, 2 orang luka ringan.(dtk/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Badai
 
  Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
  Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
  10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
  Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
  Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2