Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Seni
Shakespeare 'Ikon Budaya' di Luar Negeri
Thursday 24 Apr 2014 11:28:11
 

Tanggal lahir Shakespeare di 1564 tidak diketahui tapi dirayakan setiap 23 April.(Foto: Istimewa)
 
LONDON, Berita HUKUM - William Shakespeare menjadi ikon budaya terbesar di Inggris, menurut hasil survei internasional yang dirilis untuk menandai kelahirannya yang ke-450. Sekitar 5.000 orang dewasa di India, Brazil, Jerman, China dan Amerika Serikat diminta untuk menyebutkan nama orang berhubungan dengan seni kontemporer dan budaya Inggris.

Dan mereka menyebut nama Shakespeare sebagai ikon yang paling populer, dengan skor keseluruhan sebanyak 14%.

Hasil ini muncul dari sebuah penelitian untuk British Council.

Ratu Inggris dan pesepakbola David Beckham masing-masing menduduki posisi kedua dan ketiga. Tanggapan populer lainnya yaitu JK Rowling, Adele, The Beatles, Paul McCartney dan Elton John.

Shakespeare terbukti paling populer di China di mana ia disebutkan oleh sekitar 25% responden. Sedangkan di Amerika Serikat hanya sekitar 6%.

Acara lain untuk menandai ulang tahun Shakespeare pada hari Rabu ini (23/4), yaitu diadakannya dua tahun tur dunia teater Hamlet yang menjadi bagian dari Shakespeare's Globe.

William Shakespeare adalah seorang penyair Inggris, penulis naskah dan aktor, sering disebut penyair nasional Inggris dan "Bard of Avon" dan ada sekitar 38 drama, dan 154 soneta, dua puisi naratif panjang, dan beberapa ayat lain dari beberapa yang tidak pasti. Shakespeare lahir dan dibesarkan di Stratford- Avon.

Pada usia 18, ia menikah dengan Anne Hathaway, ia memiliki tiga anak: Susanna, dan si kembar Hamnet dan Judith. Ia lahir pada 23 April 1564 dan meninggal di tahun 1616. Dramanya tetap sangat populer saat ini dan terus dan ditafsirkan kembali dalam konteks budaya dan politik yang beragam di seluruh dunia.(BBC/wiki/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Seni
 
  Bamsoet Buka Pameran Lukisan 'Semar Ngruwat Jagad'
  Seni Rupa Bagian Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
  Festival Budaya Saman Dimulai Hari Ini Hingga 24 November 2018
  Melukis di Atas Media Kipas: Agar Anak-anak Paham Perdamaian dan Persahabatan
  Museum Basoeki Abdullah akan Gelar Pameran Lukisan dari 19 Perupa
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2