Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Presiden SBY
SBY Pimpin Rapat Kabinet Bahas RKP 2014
Tuesday 14 May 2013 18:20:40
 

Presiden SBY dan Wapres Boediono saat memimpin Rapat Kabinet Bahas RKP 2014, di Kantor Presiden.(Foto: cahyo/presidenri.go.id)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Seusai memimpin rapat terbatas bidang kesejahteraan rakyat membahas Rancangan Undang-undang Aparatur Sipil Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melanjutkan menggelar rapat membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2013 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014, di Kantor Presiden, Selasa (14/5). Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini juga dihadiri Wakil Presiden Boediono. Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mempresentasikan RKP 2014.

Dalam pengantarnya, Presiden SBY mengatakan bahwa ia ingin memastikan sebelum RKP 2014 diserahkan ke DPR, semua yang telah dibicarakan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) lalu, masuk dalam R KP tersebut.

Kemarin, Senin (13/5) pagi, Presiden SBY dan Wapres Boediono melakukan rapat konsultasi dengan pimpinan DPR. Pertemuan membahas dua hal penting, yakni RAPBN-P 2013 yang di dalamnya memuat kebijakan pengurangan subsidi BBM atau kenaikan harga BBM dan proteksi sosial serta RKP 2014. "DPR menunggu rencana kita ini," kata Presiden SBY.

Presiden mengingatkan kembali agar jajaran pemerintah menjalankan kedua hal penting ini, APBN-P 2013 dan RKP 2014, dengan sebaik-baiknya. "APBN-P 2013 amat penting karena akan mempengaruhi ekonomi tahun ini sekaligus kita tetap upayakan menjaga pertumbuhan, mengendalikan inflasi, menciptakan lapangan kerja, dan terus mengurangi kemiskinan," SBY menjelaskan.

Tahun 2014 merupakan tahun terakhir masa bakti Kabinet Indonesia Bersatu II. "Mari kita pastikan sasaran pembangunan jangka menengah lima tahunan akan kita prioritaskan pencapaiannya melalui RKP akhir dari pembangunan lima tahun yang kita jalankan," Presiden menambahkan.

Hadir dalam ratas kali ini, antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Sesab Dipo Alam, Kapala BKPM Chatib Basri, Wamenkeu Ani Rachmawati, dan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung.(dit/pdn/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Presiden SBY
 
  Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
  Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
  Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
  Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
  'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2