Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Hambalang
Rosa: DPR dan Menteri Setujui Anggaran Proyek Hambalang
Monday 22 Aug 2011 21:45:32
 

Terdakwa Mindo Rosalina Manulang (Foto: Istimewa)
 
JAKARTA-selain menyebut anggota Komisi X DPR Angelina Sondakh meminta sejumlah uang sebagai fee lolosnya proyek pembangunan wisma atlet yang telah memenangkan PT DGI, terdakwa Mindo Rosa Manulang juga mengungkapkan, Nazaruddin pernah memberitahukan proyek SEA Games dan kompleks atlet Hambalang kepada Sesmenpora Wafid Muharram.

Hal ini disampaikan Rosa Manulang dalam pemeriksaan sebagai terdakwa perkara tersebut yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/8). Menurut Rosa, Nazaruddin menyebutkan bahwa proyek tersebut akan segera turun anggarannya, karena sudah disetujui oleh banyak pihak di Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Akan ada turun anggaran Hambalang dan SEA Games, anggarannya turun banyak," kata Rosa. Namun, sayangnya ia tak ingat jumlah besaran uang yang akan dicairkan. "Saya lupa berapa ratus miliar atau berapa triliun. Saya tidak perhatikan," jelas Rosa.

Nazaruddin, lanjut Rosa, memastikan kepada Wafid bahwa anggaran untuk proyek SEA Games yaitu membangun penginapan para atlet dan membangun sekolah olah raga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat sudah melalui persetujuan Menteri dan DPR. "Karena Pak Nazar bilang clear and clean di atas. Kata Pak Nazar, itu sudah clear dengan menteri dan teman-teman di DPR mengenai anggaran. Dia bilang untuk Hambalang dan SEA Games," beber Rosa.

Selain itu, mantan Bendum Partai Demokrat itu juga berpesan kepada Wafid, agar Rosa diikutkan dalam mengurus proyek di Kemenpora tersebut. "Nanti kalau ada pekerjaan, biar Bu Rosa yang kerjakan. Kalau fisik ikutkan tender saja," kata Rosa mengutip pernyataan Nazaruddin yang pernah menjadi bosnya di PT Anak Negeri itu. (mic/spr)



 
   Berita Terkait > Kasus Hambalang
 
  Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
  Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
  Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
  KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
  Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2