Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Reuni Akbar 212
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
2018-11-16 19:12:38
 

Peneliti Institut Demokrasi Republikan, Subairi Muzakki dalam diskusi bertema 'Reuni Akbar Alumni 212: Melacak Motif, Menimbang Implikasi' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/11).(Foto: BH /mos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kegiatan dengan skala besar dan diikuti oleh peserta dengan jumlah yang besar, terlebih dalam tahun politik sekarang ini diduga memiliki tujuan yang mengarah pada kepentingan politik walau tidak tampak secara nyata.

Demikian dikatakan peneliti Institut Demokrasi Republikan, Subairi Muzakki, dalam diskusi bertema 'Reuni Akbar Alumni 212: Melacak Motif, Menimbang Implikasi' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/11).

"Ada banyak tujuan (dari Reuni Akbar Alumni 212), yang salah satunya politik," tuding Subairi.

Subairi menyebutkan terdapat banyak faktor yang mengindikasikan sebuah kegiatan besar pada momen jelang Pemilu 2019, memiliki keterkaitan dengan politik.

"Kata Novel ini reuni 212 tidak ada muatan politik, walaupun nanti ada salah satu capres-cawapres (calon presiden dan calon wakil presiden) yang akan datang," kata dia.

Subairi mengatakan, dugaan adanya motif politik dalam perhelatan Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212, salah satunya ditandai dengan posisi Ketua PA 212 Slamet Maarif yang juga merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"(Reuni) ini menguntungkan pihak Prabowo. Itu diakui oleh Novel, kalau tidak salah, salah satu maksud tersembunyi untuk mendukung Prabowo. Karena 212 sejak awal ingin menurunkan Jokowi yang mendukung para penista agama, terutama Ahok. Siapapun musuh Jokowi akan dia dukung, kebetulan saat ini Prabowo-Sandi," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana mengadakan reuni akbar di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Minggu 2 Desember 2018 mendatang. Rencananya reuni akbar ini akan diisi dengan tausiyah dari Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab, kemudian zikir yang akan dipimpin oleh Ustadz Muhammad Arifin Ilham serta memperingati Maulid Nabi serta rencananya bakal mengibarkan bendera aneka warna bertulis kalimat tauhid..(bh/mos)



 
   Berita Terkait > Reuni Akbar 212
 
  Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?
  Reuni 212, Kerumunan atau Kekuatan?
  Reuni 212 dan Wacana Presiden Seumur Hidup
  LUIB: Peserta Reuni 212 Agar Jaga Ketertiban
  Hadir Reuni 212, Cucu Hasyim Asy'ari: Tak Terasa Air Mata Saya Menetes
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2