Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Turki
Ratusan Terperangkap dalam Ledakan Tambang Batubara di Turki
Wednesday 14 May 2014 01:33:27
 

Menteri Energi Turki sedang dalam perjalanan ke tempat kecelakaan di Soma. Teman-teman, saudara-saudara mereka yang terperangkap dalam ledakan tambang berdoa untuk kehidupan mereka ... # Soma Turki.(Foto: twitter)
 
TURKI, Berita HUKUM - Lebih dari 200 pekerja tambang di Turki terperangkap dalam tambang batu bara di bawah tanah di kawasan barat negara itu. Seorang anggota parlemen setempat mengatakan sedikitnya empat petambang tewas akibat ledakan dan kebakaran di tambang di Soma, Provinsi Manisa.

Para pekerja yang terperangkap berada sekitar 2 km di bawah permukaan tanah dan 4km dari pintu tambang.

Operasi pencarian dan penyemalatan sedang berlangsung.

Saat ledakan terjadi, yang diikuti dengan kebakaran, terdapati sekitar 580 pekerja tambang di sana namun sebagian berhasil menyelamatkan diri.

Menteri Energi Turki, Taner Yildiz, sedang dalam perjalanan menuju Soma untuk melihat langsung operasi penyelamatan, seperti dilaporkan stasiun TV nasional, NTV.

Yildiz mengingatkan bahwa jumlah korban jiwa dalam kecelakaan tambang tersebut -yang dilaporkan media- masih belum bisa dikukuhkan.

"Berbagai jumlah korban dilaporkan. Saya tidak mau memberi jumlahnya. Kami pertama-tama harus mencapai para pekerja di bawah tanah," tegasnya kepada para wartawan sebelum menuju Soma.
Dia menambahkan pasokan oksigen sudah dipompa ke dalam tambang yang tidak terkena dampak ledakan dan kebakaran.

Keselamatan tambang Turki tergolong buruk dibandingkan dengan negara-negara maju dan kecelakaan terburuk terjadi pada tahun 1992 di Zonguldak, yang menewaskan 270 petambang.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Turki
 
  Mengapa Kemenangan Erdogan Penting Bagi Negara-negara Barat?
  Hagia Sophia: Salat Jumat Pertama Setelah 86 Tahun, 'Allahu Akbar, Terharu dan Merinding', Antusiasme Masyarakat Beribadah
  Perang Saudara di Suriah: Turki Kutuk Serangan Udara oleh Suriah terhadap Konvoinya
  Turki Tetap Datangkan Sistem Rudal S-400 Buatan Rusia Walau Ditentang AS
  Lira, Mata Uang Turki Terjun Bebas, Erdogan Sebut 'Ini Ulah Amerika Serikat dan Barat'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2