Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bunuh Diri
Pria Bunuh Diri di Menara BCA Thamrin, Dirut PT Global Label
Wednesday 08 Oct 2014 14:57:15
 

Ilustrasi. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja.(Foto: dok.BH)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah memeriksa saksi, pria bunuh diri di Menara BCA Jl. MH. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, diketahui merupakan direktur utama di PT Global Label Printing.

"Korban bunuh diri bernama Sulaiman Tanudjaja lelaki berusia 46 tahun," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Gunawan kepada wartawan di depan Menara BCA, Selasa (7/10).

Sebelum loncat dari Restoran Skye yang berada di lantai 56, ia tampak menelepon seseorang dan mondar-mandir di sekeliling cafe.

"Dari keterangan saksi dan CCTV, sebelum loncat, korban sempat minum dan kelihatannya telpon sana-sini," kata Kapolsek Menteng, AKBP Gunawan di Menara BCA, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sulaiman tampak menanti seseorang selama sekitar 1 jam. Ia terlihat depresi dan terus bertengkar selama di telepon.

"Setelah bertengkar di telepon, korban menuju jendela dan langsung loncat," kata Gunawan.

Gunawan melanjutkan, korban merupakan dirut di perusahaan percetakan yang berada di kawasan Kosambi, Jakarta Barat.

"Dia Direktur PT Global Label Printing yang berada di Kosambi Jakarta Barat," tambahnya.

Sulaiman berasal dari Medan dan selama di Jakarta tinggal di Penjaringan Jakarta Utara. Usai kejadian pihak kepolisian langsung menghubungi perusahaan yang dia pimpin untuk dimintai keterangan. Sulaiman Tanudjaja ditemukan tewas bunuh diri loncat dari Lantai 56 Menara BCA. Di akhir hayatnya, Sulaiman meninggalkan satu istri dan empat orang anak.

Istri Sulaiman, Alin Lawidjaja, 40 tahun. Keempat anaknya, Jennifer Alin Tanudjaja, 14 tahun, Shakira Aprilia Tanudjaja, 11 tahun, Michael Scuderia Tanudjaja, 10 tahun, dan Gabrielle Garcia Tanudjaja, 8 tahun.

"Kami sudah panggil saksi yang berjumlah empat orang. Saat ini kasusnya akan kami limpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat," tutup Kapolsek.

Sementara, menurut Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Sulaiman menjatuhkan diri dengan posisi salto. "Posisinya salto belakang, bukan langsung lompat ke depan," kata Tatan.

Dikatakan Tatan, pembatas di lokasi Sulaiman melompat tidak terlalu tinggi. "Pembatasnya hanya setinggi pinggang orang dewasa," ungkap Tatan.(fb/hpmj/okz/detik/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2