Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Organisasi Massa
Polisi Tahan Sejumlah Tersangka Bentrok Antarormas
Monday 30 Jan 2012 21:58:19
 

Ilustrasi bentrok antardua kelompok ormas pemuda (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Polisi mengamakan lima orang untuk diproses lebih lanjut, terkait bentrokan dua kelompok pemuda, yakni Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug (FBR). Mereka itu kedapatan membawa senjata tajam dan berusaha menghalangi petugas kepolisian melerai bentrokan tersebut.

Namun, satu di antaranya sudah pasti akan dilajurkan kasusnya, karena kedapatan membawa senjata api rakitan dan narkoba jenis ganja. Pelakunya ada Mulyadi (30) yang kini sudah diamankan Polres Metro Jakarta Selatan. Terduga diamankan di lokasi bentrokan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan beberapa hari lalu.

“Polisi sempat telah mengamankan 64 orang dari kelompok FBR. Dari 64 orang itu, kami sudah bebeaskan 59 orang. Mereka hanya kami mintai keterangan. Sisanya, lima orang diproses lebih lanjut. Satu di antaranya membawa senjata api rakitan dan narkoba,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin yang dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (30/1).

Menurut dia, pemeriksaan secara intensif terhadap mereka ini dilakukan, karena bentrokan itu sudah sangat mengganggu keamanan dan ketertiban. Warga merasa resah dengan ulah kedua kelompok ormas itu. "Sudah sangat menggangu, makanya kami bubarkan, dan puluhan anggota ormas kami tangkap. Mereka membawa itu senjata tajam serta ada yang membawa senpi dan ganja,” tandas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan tersebut diduga berawal dari sengketa pemasangan bendera di kawasan Kuningan Barat, sehingga berlanjut pada cekcok mulut yang berakhir dengan bentrokan massa. Puluhan polisi dikerahkan untuk melerai dan membubarkan dua kelompok massa yang bentrok tersebut.

Selain itu, petuga s menyita senjata rakitan yang kerap disebut 'dorlop' dari bawah jok sebuah sepeda motor Yamaha Vega berwarna merah. Belakangan diketahui sepeda motor tersebut milik Mulyadi, warga Mampang, Prapatan Jakarta Selatan. Dari tangan Mulyadi, petugas juga menemukan satu linting ganja kering.(tnc/irw)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2