Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Alibaba
Pelepasan Saham Alibaba Salah Satu Sejarah Terbesar
Thursday 08 May 2014 07:26:19
 

Alibaba, e -commerce raksasa Cina yang mengajukan untuk IPO AS kemarin.(Foto: Istimewa)
 
CINA, Berita HUKUM - Raksasa internet Cina, Alibaba, sudah menyerahkan dokumen untuk penjualan saham umum di Amerika Serikat, yang diperkirakan merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah. Dokumen tersebut mengatakan akan bisa menggalang dana sebesar US$1 miliar namun angka itu lebih merupakan perkiraan resmi untuk menghitung berbagai biaya.

Para pengamat memperkirakan Alibaba bisa meraih sampai US$15 miliar, melebihi penjualan saham Facebook.

Bagaimanapun Alibaba tidak mengungkapkan rincian tentang jumlah saham yang akan mereka jual dan kisaran harganya.

Masih belum jelas juga saham itu akan dilepas ke Bursa Nasdaq atau Bursa New York.

Didirikan 15 tahun lalu oleh Jack Ma, Alibaba merupakan pendorong utama dalam perdagangan internet di Cina dan sekaligus situs ritel terbesar di sana.

Dengan mendaftar untuk menjual saham di Amerika Serikat, maka untuk pertama kalinya pula para investor bisa melihat laporan keuangannya.

Dalam sembilan bulan terakhir hingga Desember 2013 lalu, Alibaba mencatat pemasukan sebesar 40,5 yuan atau sekitar US$6,5 miliar dengan laba kotor sebesar US$2,9 miliar.

Nilai total barang yang terjual lewat Alibaba tahun lalu lebih besar dibanding nilai gabungan yang terjual di Amazon dan eBay.

Alibaba adalah gagasan dari Jack Ma, seorang pengusaha eksentrik yang reputasinya di Cina mirip dengan Steve Jobs atau Jeff Bezos. Dia ditolak dari perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri lebih dari selusin kali, sebelum akhirnya mengamankan tempat di sebuah universitas lokal di kampung halamannya di Hangzhou, dimana ia belajar bahasa Inggris .

Selama perjalanan ke Seattle pada tahun 1995 ia belajar tentang internet dan kembali ke rumah bertekad untuk membangun sebuah bisnis online. Dia menciptakan China Pages, direktori dan portal yang merupakan salah satu situs yang paling awal di negara ini, tapi itu di depan para waktu dan tidak banyak sukses. Empat tahun kemudian ia telah meninggalkan perusahaan yang di belakang untuk memulai Alibaba keluar dari apartemennya yang kecil.

Pada bisnis pertama Alibaba.com adalah pasar yang menghubungkan pedagang Amerika dengan Cina pemasok. Dengan cepat berkembang menjadi retail dengan Taoboa, dimana 8 juta pedagang kecil sekarang daftar barang-barang mereka. Kemudian pergi ke kelas atas dengan Tmall, situs belanja dimana merek besar seperti Disney, Apple, dan Nike tuan toko virtual untuk konsumen Cina.

Seperti Amazon, Alibaba memiliki beragam bisnis lain. Ini adalah perusahaan pelayaran, penyedia awan - jasa, dan prosesor pembayaran. Ia bahkan telah mulai bereksperimen dengan perbankan, membuat pinjaman kepada pedagang kecil yang sama yang dijual di pasar tersebut. Perusahaan telah tumbuh pada tingkat yang fenomenal. Menurut pengajuan IPO dengan SEC , Alibaba membuat lebih dari $ 6,5 miliar dalam pendapatan selama sembilan bulan terakhir tahun 2013, hampir setengah darinya adalah keuntungan.(BBC/theverge/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Alibaba
 
  Jack Ma, Salah Satu Orang Terkaya Cina Itu, Mundur dari CEO Alibaba
  Jack Ma Terpapar Politik Istana
  Alibaba Habiskan Miliaran Dolar untuk Perangi Barang Palsu
  Tawarkan Diskon Besar, Alibaba Catat Penjualan Rp113,5 T
  Penjualan Saham Alibaba Pecahkan Rekor Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2