Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Ulama
Panglima TNI: Peran Serta Ulama Wujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang
2017-07-18 07:02:48
 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Halal Bihalal dihadapan Kyai, Ulama dan sekitar 7.000 Santri di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Bululawang, Malang, Jawa Timur, Minggu (16/7).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ini bangsa Indonesia hidup di era yang penuh tantangan dan peluang menghadapi kompetisi global berupa persaingan antar negara. Peran serta ulama Indonesia merupakan salah satu komponen penting dan menentukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Halal Bihalal dihadapan Kyai, Ulama dan sekitar 7.000 Santri serta 2.000 Alumni, bertempat di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (16/7).

"Sejarah telah membuktikan bahwa peran Kyai, Ulama dan Santri selalu hadir dalam setiap perjuangan mewujudkan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan NKRI, disamping komponen bangsa lainnya," ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menjelaskan bahwa sebelum Sumpah Pemuda diikrarkan, mereka telah mengumandangkan perlunya persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengusir para penjajah dari tanah air Indonesia. "Indonesia merdeka dari penjajah zaman dahulu tidak lepas dari peran penting Kyai, Ulama dan Santri," ujarnya.

Terkait kompetisi global, Panglima TNI menyampaikan bahwa persaingan antar negara muncul sebagai akibat semakin menipisnya energi fosil dan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, namun bumi sebagai tempat tinggal tidak bertambah luas bahkan semakin sempit karena pemanasan global.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, diprediksi sekitar tahun 2043 semua penduduk di dunia bakal mencari pangan di negara-negara ekuator seperti di kawasan Amerika Latin, Asia Tengah dan Asia Tenggara salah satunya Indonesia yang dinilai subur dan memiliki sumber daya alam yang melimpah diantaranya air, pangan dan energi yang terbarukan.

"Inilah yang harus diantisipasi bangsa Indonesia karena kekayaan alamnya akan menjadi rebutan negara-negara asing. Jadi bangsa Indonesia harus siap menghadapi kenyataan ini karena salah satu negara di ekuator yang memiliki energi luar biasa besar," pungkas Panglima TNI.

Usai acara Halal Bihalal Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melaksanakan peletakkan batu pertama renovasi Masjid An Nur dan meresmikan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning (STIKK). (TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Ulama
 
  HNW: Bangsa Indonesia Banyak 'Berhutang' Pada Para Ulama
  Pernyataan Ma'ruf Amin Soal Wafatnya Ulama Dikecam, Jubir Klarifikasi: Itu Kutipan Hadis
  Indonesia Darurat Perlindungan Tokoh Agama
  Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima Kalau Pelaku Penusukan Dianggap Gila, Dia Sangat Terlatih
  Menko Polhukam Mahfud MD: Penikam Syekh Ali Jaber Harus Dibongkar Jaringan di Belakangnya
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2