Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
BNPB
Operasi SAR Korban Way Ela Dihentikan
Friday 02 Aug 2013 22:05:22
 

Ilustrasi, bendungan Way Ela.(Foto: Ist)
 
Berdasarkan pernyataan Kepala Sub Seksi SAR Kantor SAR Kota Ambon, Andreas H. Yohanes, operasi SAR terhadap korban hilang akibat jebolnya Bendungan Way Ela di Desa Negeri Lima, Kabupaten Maluku Tengah pada Kamis (1/8) nihil.

Operasi SAR sudah memasuki hari ke-7 tidak ditemukan korban. Pencarian yang dilakukan baik di sungai Way Ela, sepanjang pantai dan laut di sekitar Desa Negeri Lima selama 7 hari tidak menemukan 3 korban hilang.

Melalui koordinasi unsur SAR, keluarga korban dan Pemerintah Daerah setempat maka operasi SAR terhadap 3 orang korban hilang tersebut (Arman Pirasouw 66 tahun, Moksen Mahulauw 70 tahun, dan Kalsum Uluputy 85 tahun) dinyatakan selesai. Keluarga telah mengikhlaskan hilangnya korban.(bpb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > BNPB
 
  Tak Capai Kesepakatan, Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana Dihentikan
  HNW Minta Kepala BNPB, Perkuat Lembaga yang Dipimpinnya
  Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, Gantikan Doni Monardo
  Kepala BNPB: Lebih Baik Cerewet Daripada Korban COVID-19 Berderet-Deret
  Launching Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siap Untuk Selamat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2