Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Bakso Oplosan
Menteri Pertanian Diminta Atasi Kelangkaan Daging
Thursday 20 Dec 2012 22:50:36
 

Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Isu peredaran bakso oplosan dengan daging babi yang kini berkembang di tengah masyarakat khususnya Jakarta, perlu secepatnya diatasi. Jika berlarut, berpotensi mematikan para pedagang kecil khususnya pedagang bakso.

Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, berharap Menteri Pertanian Suswono secepatnya mengatasi hal tersebut dengan cara menjamin kelangsungan pasokan daging sapi.

Fenomena ini tidak boleh didiamkan, demi membela kelangsungan usaha pedagang bakso yang terancam mengalami kerugian akibat isu tersebut, selain untuk kepentingan konsumen bakso, kata Syahganda di Jakarta, Kamis (20/12).

Menurutnya, pasokan daging sapi di pasaran perlu dijaga kelangsungannya, sehingga dapat menghentikan para spekulan maupun produsen yang sengaja melakukan oplosan daging untuk bakso dengan babi.

Jika ketersediaan pasokan daging sapi terjamin kata dia, diakui akan membuat harga bahan utama pembuatan bakso itu terjangkau sekaligus tidak terus melangit, yang akhirnya dapat mengembalikan kepercayaan para pedagang bakso dalam berjualan.

“Sekarang harga daging sapi sudah begitu tinggi dikisaran Rp 90 ribu ke atas, dan tentu saja membuat para pedagang bakso semakin berat,” ujarnya.

Dijelaskan Syahganda, kelompok pedagang bakso perlu mendapat perhatian secara sungguh-sungguh melalui kerja sama usaha kelompok seperti koperasi, termasuk memberi kemudahan akses permodalan guna menjamin masa depan usahanya.

Dengan adanya paguyuban usaha itu, peristiwa yang menyebabkan kelangkaan daging sapi dan kemudian menjerat pedagang bakso mendapatkan daging oplosan berisi babi, menjadi mudah teratasi akibat kemampuan menyediakan daging tanpa babi yang disiapkan kelompoknya sendiri, jelasnya.(rm/ipb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Bakso Oplosan
 
  Menteri Pertanian Diminta Atasi Kelangkaan Daging
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2