Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
PilPres    
Pilpres 2014
Masykurudin Hafidz: KPU dan Bawaslu Jangan Terus Berkonflik
Wednesday 20 Mar 2013 15:49:34
 

Menejer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu dihimbau fokus mempersiapkan tahapan pemilu 2014. Menejer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz menegaskan, kedua lembaga tersebut harus melupakan perbedaan pendapat yang sering terjadi.

"Para komisioner KPU dan Bawaslu jangan terus berkonflik, karena waku pemilu sudah makin singkat,” ujar Masykurudin di kantor KPU, Rabu (20/3).

Masykurudin menilai, jika KPU dan Bawaslu kerap berseteru, maka kedua lembaga akan kehilangan wibawa di mata peserta pemilu sehingga tidak mempunyai kekuatan penuh untuk penyelenggaraan pemilu.

“Bisa jadi penyelenggaraan pemilu lebih dipercayakan ke lembaga peradilan dan itu menjadi indikasi lemahnya kinerja KPU dan Bawaslu," tegasnya.

Dia mengungkapkan, dalam perkembangan terakhir menunjukkan kinerja KPU dan Bawaslu justru makin terpuruk. "Sangat terlihat ada kesan menang-menangan dalam berbagai hal, kurang intensif berkomunikasi," tambahnya.(rm/ipb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Pilpres 2014
 
  Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
  Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
  Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
  Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
  Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2