Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
PSSI
Konflik PSSI Sita 1 Menit Pidato Presiden
Saturday 12 Jan 2013 17:43:48
 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - SBY menempatkan khusus penyelesaian PSSI sebagai tugas pokok ketiga Menpora yang baru. Dia berharap Roy segera menjalin komunikasi dengan FIFA agar Indonesia bisa terhindar sanksi.

Menurut SBY, persoalan sepak bola bisa membuat rakyat sangat marah. Terlebih, bila konflik yang berkepanjangan mengambat prestasi sepak bola nasional. "Rakyat akan sangat marah bila prestasi terhambat karena ada konflik dari kubu-kubu," ujar presiden.

Pernyataan SBY sekaligus jadi tamparan buat pihak-pihak yang berseteru di sepak bola nasional. Hingga kini, baik PSSI dan KPSI masih terlibat dalam perseteruan pengelolaan sepak bola nasional.

Sekalipun FIFA telah menetapkan PSSI Djohar Arifin Husin sebagai pengelola yang sah, KPSI tetap tutup mata. KPSI malah terus mengobarkan perlawanan, Demikian seperti yang dikutip dari republika.co.id, pada Sabtu (12/1).(ads/rpb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > PSSI
 
  Ketum PSSI Erick Thohir: Mafia Sepakbola Harus Dihukum Seumur Hidup
  Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Ketua Umum PSSI
  Pangkostrad Siap Benahi Tata Kelola Organisasi dalam Tubuh PSSI
  Calon Ketum PSSI Moeldoko Gelar Nobar IND Vs THA Bersama Awak Media
  Pangkostrad Siap Bersaing dengan Mantan Panglima TNI Jadi Calon Ketua PSSI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2