Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Ketum Gerindra Instruksikan Kader dan Simpatisan Kawal Proses Penghitungan Suara
Monday 14 Jul 2014 20:36:34
 

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prof. Dr. Suhardi.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemilihan Presiden yang telah dilaksanakan pada 9 Juli 2014 kemarin telah selesai dilaksanakan. Hasil dari Pemilihan Presiden tersebut baru akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 mendatang.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prof. Dr. Suhardi menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Gerindra serta Koalisi Merah Putih pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa untuk terus mengawasi proses penghitungan suara.

“Alhamdulillah Pemilihan Presiden telah kita lalui sebagai proses dari pesta demokrasi. Saat ini kita semua menunggu hasil penghitungan yang akan diumumkan pada 22 Juli nanti, oleh karena itu marilah kita terus mengawal dan memantau proses penghitungan suara di KPU tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.” tutur Suhardi.

Suhardi juga mengajak kepada para kader dan simpatisan Gerindra serta Koalisi Merah Putih untuk menahan diri dan tidak terprovokasi atas munculnya berbagai isu yang berkembang saat ini, “Memang benar bahwa ada beberapa hasil hitung cepat yang dirilis oleh berbagai lembaga saat ini. ada yang memenangkan Prabowo Hatta ada pula yang memenangkan pasangan Jokowi JK. Namun hasil resmi Pilpres adalah yang akan diumumkan oleh KPU, oleh karena itu semua pihak harus bersabar dan tetap mengawasi proses penghitungan suara.”

“Kita harus jaga agar pesta demokrasi ini berlangsung aman, tertib, dan damai. Marilah kita tetap bersikap optimis serta memperbanyak doa, insya Allah Prabowo – Hatta akan menang dan memimpin Indonesia lima tahun ke depan.” tutup Suhardi.(pgr/yuga/mega/ph/bhc/sya)




 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2