Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Gorontalo
Ketua AP3G: Provinsi Gorontalo Perlu Lembaga Adat
Sunday 30 Dec 2012 19:29:25
 

Ketua AP3G, Rustam Tilome.(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Menurut Kasim, warga Pohuwato dalam dialog akhir tahun bersama Aliansi Pengawal Perjuangan Provinsi Gorontalo (AP3G), Minggu (30/12), kearifan lokal di Provinsi Gorontalo mulai tergerus oleh zaman, selain hubungan antara khalifah yang ada didaerah ini masih ada yang berseteru dan tidak sejalan lagi. Gorontalo dianggap sudah kehilangan sesepuh, karena budaya dan adat oleh pemimpin yang ada masih dikesampingkan.

"Pemimpin yang ada sekarang masih mengenyampingkan budaya dan adat. Selain itu masih ada pemimpin yang berseteru dan kearifan lokal sudah tergerus," ujar Kasim. Sehingga masukannya, Gorontalo perlu membuat satu momen acara yang lebih mengangkat budaya dan adat Gorontalo seperti, karnaval budaya.

Pendapat tersebut menjadi salah satu masukan yang cukup menarik, bahkan oleh Ketua AP3G, Rustam Tilome, saat ini lembaga adat masih pada tingkat kabupaten, sehingga perlu dibentuk di tingkat Provinsi Gorontalo.

"Bukan saja itu, kalau perlu Lembaga adat masuk pada APBD," ujar Rustam.

Ia mencontohkan selama ini yang telah Bali lakukan, tidak saja pada faktor alamnya, namun Bali menjadi primadona pariwisata mancanegara karena giat dan rutin mengangkat adat budaya dalam event-event didaerahnya sehingga menjadi magnet bagi para pelancong.(bhc/shs)



 
   Berita Terkait > Gorontalo
 
  Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
  Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
  Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
  Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
  Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2