Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kejari Samarinda
Kejari Samarinda Tingkatkan ke Penyidikan Kasus Dana Hibah KNPI
2016-02-24 21:41:43
 

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Abdul Muis Ali, SH.(Foto: BH/gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) setelah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dana hiba KNPI Samarinda tahun 2013/2014 yang tidak jelas pertanggungjawabannya sekitar Rp 1 Milyar lebih, sejak melakukan penyelidikannya 6 bulan yang lalu dinaikan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Samarinda, Abdul Muis, SH mengatakan penyelidikan dana hibah KNPI Samarinda tahun 2013/2014 ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan, dan rencananya akan di ekspos pada, Jumat (26/2) mendatang, jelas Muis.

"Kasus dana hibah KNPI Samarinda kita tingkatkan ke penyidikan, ya saat ini sedang diselesaikan pemberkasan penyelidikan sebelum ditingkatkan kita ekspos dulu yang rencana Jumat (26/2) nanti," ujar Muis, Rabu (24/2).

Muis menjelaskan bahwa, tim Pidsus Kejari Samarinda mulai menghimpun data ?dan menyelidiki hingga menginvestigasi ke lapangan terkait beberapa kegiatan yang tidak jelas pertanggungjawabannya.

Dari hasil penyelidikan tim Pidsus Kejari Samarinda menemukan beberapa kegiatan yang tidak dilengkapi dengan pertanggungjawaban administrasi, yang salah satunya seperti kegiatan sosialisasi pemilih cerdas Pileg dan Pilpres di Hotel Grend Viktoria, dalam penyelidikannya tim tidak mendapatkan bukti pembayaran atau print out resmi kegiatan dari hotel, namun hanya kwitansi dengan tulis tangan, tegas Muis.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait > Kejari Samarinda
 
  Besok Senin, Pengadilan Negeri Samarinda Mulai Gelar Sidang Tatap Muka
  Gelapkan Uang dan Barang Jaminan Rp 1,1 Milyar, Tersangka RJ Pegawai PT Pegadaian Samarinda di Ditahan Kejaksaan
  Kejari Samarinda Tahun 2022 Menyelamatkan Rp 5 Milyar dan Menangkap 3 Buronan
  Kejari Samarinda Siap Umumkan Tersangka Kasus Pengadaan Videotron, Setelah Periksa 20 Saksi
  Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sitaan Kepolisian, BNN dan Balai POM
 
ads1

  Berita Utama
Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2