Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Hambalang
KPK Sita Rumah Mewah Dan Tanah Milik Anas Terkait TPPU
Friday 07 Mar 2014 21:21:14
 

Rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.(Foto: BH/rby)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait penggunakan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) penyidik KPK menyita tanah milik mertua Anas dan rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jalan Selat Makasar C9/22, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Penyitaan dilakukan karena diduga kuat lahan dan rumah itu hasil dari tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Terkait dengan penyidikan dalam kasus dugaan TPPU dengan tersangka (AU), penyidik telah melakukan penyitaan aset-aset (AU)," ujar juru bicara KPK Johan Budi, Jumat (7/3) di Jakarta.

Adapun rumah mewah milik Anas di Duren Sawit itu dibangun di atas empat lahan kavling rumah yang berarsitektur jawa tersebut saat ini difungsikan sebagar markas ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Sementara, satu bangunan lainya atau rumah yang ditempat Anas dan keluarga terletak bersebelahan.

Selain rumah Anas di Duren Sawit, penyidik KPK juga menyita beberapa bidang tanah di Yogyakarta dan Bantul. Sejumlah aset tanah tersebut, diketahui dalam penguasaan mertua Anas, Attabik Ali dan anaknya.

Dijelaskan Juru Bicara KPK, Johan Budi, di antara yang disita yakni dua bidang tanah di kelurahan Mantrijero, Yogyakarta dengan luas 7.670 M2 dan 200 M2.

"Tanah tersebut atas nama Attabik Ali, KPK juga menyita 3 bidang tanah di Desa Panggungharjo - Bantul atas nama Dina Az ipar (AU)," kata Johan.(bhc/dbs/dar)



 
   Berita Terkait > Kasus Hambalang
 
  Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
  Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
  Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
  KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
  Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2