Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Listrik
Jero Wacik: Harga Listrik EBT akan Ditingkatkan
Wednesday 29 Aug 2012 14:52:05
 

Menteri ESDM, Jero Wacik dalam memberikan keterangan tentang Harga Listrik EBT, usai acara Hala bi Halal (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk meningkatkan pemanfaatan sumbe - sumber energi alternatif sebagai bahan bakar pembangkit listrik, Pemerintah berencana akan meningkatkan harga jual listrik yang dihasilkan dari sumber-sumber energi alternatif sehingga dapat lebih menarik kalangan investor untuk mulai memanfaatkan energi alternatif sebagai bahan bakar pembangkit. peningkatan harga jual listrik tertinggi adalah untuk energi listrik yang dihasilkan dari bahan bakar sampah.

“Disisa kepemimpinan saya dua tahun mendatang, saya punya kenyakinan, dalam dua tahun akan banyak sekali yang akan kita capai dibidang energi dan sumber daya mineral khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukkan yang merupakan salah satu kunci kita, listrik dengan energi baru terbarukkan akan kami "genjot" sekeras-kerasnya, harga-harga baru akan kami tetapkan sehingga lebih menarik bagi investor", ujar Menteri ESDM usai acara halal bi halal sektor ESDM, Selasa (28/8).

Saat ini lanjut Menteri, patokan harga listrik yang baru selesai Surat Keputusannya adalah harga listrik geothermal, akan dilanjutkan dengan pembangkit listrik biomasa, air, matahari, angin, gelombang laut, semua sumber-sumber energi alternatif itu akan kita gali dan akan kita dorong dengan keras, termasuk pembangkit listrik dengan menggunakan bahan bakar sampah.

"Pembangkit listrik berbahan bakar sampah, dari dulu ini sudah diomong-omong, dibicarakan, diwacanakan, tetapi tidak jalan-jalan, saya potong kompas, akan saya naikkan harganya sehingga investor tertarik untuk membuat pembangkit menggunakan sampah", tambahnya.

Menteri menegaskan, “semua yang mengandung unsur energi baru dan terbarukkan akan saya naikkan, terutama pembangkit baru yang menggunakan geothermal, pembangkit listrik tenaga air, tenaga matahari, bayu, gelombang kemudian biomasa. Yang paling tinggi kenaikannya adalah pembangkit listrik berbahan bakar sampah”, pungkasnya.(ipb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Listrik
 
  PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Rudi Hartono: Sebelumnya Tidak Ada Kajian
  Penghapusan Golongan Listrik 450 VA Bakal Bebani Rakyat Kecil
  Legislator Pertanyakan Wacana Kenaikan TDL ke Menteri ESDM
  Legislator Pertanyakan 'Road Map' Program 35 Ribu MW Listrik Untuk Indonesia
  Legislator Kritisi Mahalnya Harga Listrik
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2