Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Infrastruktur
Inilah 15 Proyek Infrastruktur yang Akan Digarap 2014
Friday 07 Dec 2012 23:21:46
 

Salah satu proyek infrastruktur pengerjaan jalan.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian sedang menyusun dan mengidentifikasi 15 proyek infrastruktur yang paling prioritas untuk dikembangkan di kawasan MP3EI. Pelaksanaan proyek tersebut diharapkan mulai berjalan pada 2014.

Deputi Menko Perekonomian bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Luky Eko Wuryanto mengatakan, identifikasi penetapan prioritas proyek tersebut misalkan berdasarkan pada dampak ekonomi, kepentingan masyarakat dan lainnya.

“Sekarang kita memulai penentuan proyek berdasarkan pertimbangan yang matang. Bagi saya kalau 2014 persiapan sudah matang maka sudah bagus,” ujar dia di Jakarta, Jum'at (7/12).

Selain itu, identifikasi diharapkan akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan proyek tersebut dan realisasi percepatan program MP3EI.

Berdasarkan penelusuran, ke-15 proyek yang dimaksud yakni:

1. Pembangunan akses jalan Parigi sepanjang 36 kilometer di Palu
2. Pengembangan jalan Roro di Palu
3. Pengembangan jalan Roro di Parigi
4. Pembangunan jalan dari Nabire ke pantai Enay di kepulauan Arafuru
5. Pembangunan ruas jalan tol Trans Jawa Ngawi-Kertosono.
6. Pembangunan double track Solo-Madiun
7. Pembangunan double track Madiun-Surabaya
8. Akses jalan ke pelabuhan Tanah Grogot Kalimantan Timur
9. Pembangunan jalur transmisi untuk beberapa seksi di Kalimantan Timur
10. Pembangunan jalan High-grade higway trans-Sumatera.
11. Pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung
12. Pengembangan jalan di KPI Dumai, Trans Flores
13. Pengembangan jalan di Trans Flores
14. Pengembangan pelabuhan di NTB
15. Pengembangan pelabuhan di kawasan Sorong.

Dia mengaku proyek prioritas sudah mendapatkan persetujuan Menko Perekonomian. Usulan soal proyek prioritas tersebut mengacu pada misalkan Kementerian Perhubungan, Pusat Investasi Pemerintah dan lainnya.

Direktur Kerjasama Pemerintah Swasta Bappenas, Basari Panji Indera menilai jika pemerintah berkeinginan melakukan proyek prioritas maka harus menggambarkan keseluruhan sektor. ” Gambarkan keseluruhan sektor infrastrukrtur, harus gambarkan investasi signifikan,” tegas dia.(nur/igw/lpn/bmn/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Infrastruktur
 
  Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
  Kunjungan Jokowi ke Riau, Syahrul Aidi Minta Bukan Jalan Tol Saja Dibangun, Tapi Juga Jalan Umum
  Anggota DPRD Kaltim Siti Rizky Amalia Saat Reses di Kutai Timur
  Periode Kedua, Presiden Harus Selektif Belanja Infrastruktur
  Bitung Siap Menuju Kota Infrastruktur Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2