Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Media Sosial Twitter
Harga Saham Twitter Mulai $17 Dollar
Saturday 26 Oct 2013 21:32:28
 

Good luck Twitter! Saya berharap bahwa TwTr di pasar saham berhasil mulai November. # twTr.(Foto: @saslett10)
 
SAN FRANCISCO, Berita HUKUM - Twitter akan menjual 70 juta saham dengan harga $17 dollar dan $20 dollar (Rp 187.000 - Rp 220.000) ketika perusahaan itu memulai peluncuran saham perdana IPO di New York Stock Exchange. Penawaran ini mewakili 13% kepemilikan situs microblogging tersebut.

Nilai saham tersebut mencapai $11,1 milliar atau sekitar Rp.122 Triliun.

Pertumbuhan situs microblogging menunjukan angka stabil sejak diluncurkan tujuh tahun lalu.
Dalam dokumen IPO disebutkan, Twitter memiliki 218 juta pengguna aktif, yang mengirimkan kicauan lebih dari 500 juta per hari.

Meski demikian, walaupun memiliki jumlah pengguna yang besar,Klik perusahaan tersebut belum meraup keuntungan. Twitter merugi $69 juta dollar pada enam bulan pertama 2013, dan meraih pendapatan $254 juta.
Belum untung

Sejumlah analis mengatakan Twitter menunjukan sinyal pertumbuhan yang kuat, dengan jumlah pendapatan yang meningkat dari $28 juta dollar pada 2010 menjadi $317 juta pada akhir 2012.

Pendapatan Twitter sebagian besar berasal dari iklan, yaitu kicauan berbayar untuk mempromosikan produk perusahaan-perusahaan, yaitu mencapai 85%.

Twitter menjadi perusahaan internet terbesar yang go public sejak Facebook.

Facebook mematok harga sahamnya $38 dollar per saham. Harganya naik hanya beberapa jam setelah diluncurkan hingga mencapai $45 dollar, tetapi kemudian merosot.

Banyak analis memperkirakan harga saham Twitter yang lebih rendah dari Facebook, akan membantu kenaikan harga sahamnya beberapa hari setelah diluncurkan.

"Faktanya nilainya lebih rendah dibandingkan perkiraan, saya rasa itu pilihan yang tepat oleh underwriters. Saya pikir itu akan membantu kenaikan," kata Michael Yoshikami dari Destinational Wealth Management.

Perusahaan itu mengatakan akan menggunakan simbol "TWTR".(bbc/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Media Sosial Twitter
 
  Twitter akan PHK Massal Setelah Elon Musk Membelinya - Siapa Pucuk Pimpinan yang Dipecat?
  Twitter Bekukan Akun Trump Secara Permanen, karena 'Bberisiko Memicu Kekerasan Lebih Lanjut'
  Akun CEO dan Pendiri Twitter Jack Dorsey Diretas
  Klarifikasi Soal Foto Ustadz Somad, tvOneNews Tepis Tuduhan pada Karni Ilyas
  Twitter Menguji Batas Kicauan Maksimal 280 Karakter
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2