Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Hakim
Hakim Agung Baru Diharapkan Sebagai Lokomotif Perubahan di MA
Tuesday 12 Mar 2013 11:17:51
 

Wakil Ketua KY, Imam Anshari Saleh.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Agung Senin (11/3), telah melantik delapan Hakim Agung baru di Gedung Mahkamah Agung untuk mengisi pos jabatan yang kosong. Adapun nama-nama hakim agung tersebut ialah Hamdi, M. Syarifuddin, I Gusti Agung Sumantha, Irfan Fachruddin, Margono, Burhan Dahlan, M. Desnayeti, dan Yakub Ginting.

Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshari Saleh berharap dengan dilantiknya delapan hakim Agung baru itu bisa menjadi lokomotif perubahan di Institusi MA menjadi semakin baik kinerjanya. Dengan tambahan hakim agung baru tersebut diharapkan MA dapat menyelesaikan tunggakan perkara yang menumpuk. "Ya, semoga delapan hakim agung baru dapat menjadi lokomatif perubahan MA menjadi institusi semakin baik kinerjanya. Tunggakan-tunggakan perkara dapat segera dituntaskan," kata Wakil Ketua KY Imam Anshari Saleh saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (11/3)

Selain itu, Imam berharap dengan adanya tambahan Hakim Agung tersebut MA bisa memenuhi banyaknya harapan semua pencari keadilan sekaligus mampu menegakkan keadilan dan kepastian hukum.

Lebih lanjut, Imam berharap para Hakim baru tersebut tidak mudah tergoda oleh rayuan mafia peradilan. "Dapat memenuhi harapan pencari keadilan dan mampu memadukan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Da sekaligus mampu mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan, dan tak tergoyahkan oleh rayuan 'mafia peradilan'," imbuhnya.(kus/nra/ky/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Hakim
 
  Koalisi Aksi di PTUN Jakarta: Tegakkan Keadilan untuk Anwar Usman, Hentikan Narasi Penjahat Konstitusi!
  Isu Operasi Senyap Anwar Usman Tak Main-main, Ketua MA Minta Hakim PTUN Jaga Integritas dan Independens
  Anwar Usman Dinyatakan Langgar Etik Berat dan Dicopot dari Ketua MK
  DPR RI Setujui Pengukuhan Tiga Hakim Agung
  KPK Agendakan Pemeriksaan Komisaris PT Wika Beton Dadan Tri Yudianto
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2