Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
HUT RI
HUT Ke-70 Korps Marinir, 'Semangat Ayo Kerja'
Monday 16 Nov 2015 08:07:49
 

KASAL Laksamana TNI Adi Supandi, SE saat memeriksa pasukan korp Marinir di Upacara peringatan HUT Korps Marinir ke-70 di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta, Minggu (15/11).(Foto:BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bertempat di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta, Minggu (15/11). Satuan Korp Marinir menggelar HUT nya yang ke-70, Korps Marinir bersama rakyat dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Tema yang diusung pada HUT ke-70 kali ini adalah “Semangat Ayo Kerja”, menjadikan Marinir tetap konsisten dalam mendukung program untuk mengembalikan kejayaan maritim sebagaimana yang pernah di ukir oleh kerajaan Sriwijaya dan Majapahit adalah dengan menjadi trigger dalam Gerakan Nasional ”Save Our Littoral Life”.

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Adi Supandi, SE mengatakan, ”Selama 70 tahun pengabdian, Korps Marinir selalu berupaya untuk menjadi kekuatan strategis yang dapat diandalkan untuk menjaga tetap tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia dan kewibawaan bangsa. Bahkan sampai detik ini Korps Marinir telah memberi jawaban pasti untuk selalu siap menghadapi siapapun yang ingin merongrong kedaulatan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.”

“Saya bangga khususnya kepada prajurit Korps Marinir maupun Angkatan Laut pada umumnya, karena telah meraih predikat juara umum dalam penilaian parade dan defile pada pelaksanaan HUT TNI ke-70 di Pelabuhan Indah Kiat Cilegon Banten,” imbuhnya.

Selain itu para prajurit Korps Marinir juga telah menerapkan dua aspek dalam pembinaannya, yaitu;

Pertama, pembinaan aspek struktural yang bersifat fisik, sebagai upaya pembinaan profesionalisme prajurit dalam meningkatkan kemampuan dan ketrampilan prajurit sampai dengan kemampuan satuan yang dilaksanakan dengan berbagai macam pendidikan dan latihan serta pembinaan kekuatan dan kemampuan Korps Marinir.

Kedua, Pembinaan aspek kultural yang bersifat non fisik, sebagai upaya pembinaan moral prajurit untuk menciptakan kondisi kejiwaan yang memiliki nilai-nilai moralitas yang luhur, humanis dan memiliki etos kerja yang tinggi, sehingga tercipta kondisi moril kejuangan yang tinggi sebagai prajurut matra laut dalam jiwa setiap Korps Marinir yang mampu menciptakan karakter prajurit pejuang, petarung, disiplin dan pantang menyerah, serta mampu bertempur di laut dan di darat dengan semboyan “Kecil Tapi Mematikan.”

Usai upacara militer peringatan HUT ke-70, dalam acara ramah tamah, Korps Marinir juga banyak memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah di antaranya Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Maluku Said Assegaf, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Hary Sarundajang, Plt Wali Kota Cilegon, Bupati Buleleng Putu Agus Suradyana dan Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo.

"Selain itu ada pula dari kalangan musisi yaitu grup musik Slank, Uskup Manado Josep T Suwatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Yayasan Terangi Terumbu Karang Indonedia dan Persatuan Selam Seluruh Indonesia," kata Kepala Dispen Komar, Letkol Marinir Suwandi di Lapangan Apel Ksatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/11).

Penghargaan juga diberikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung ekspedisi Puncak Cartenz dalam rangka pengibaran bendera merah-putih HUT RI ke-70 pada 17 Agustus 2015, di antaranya kepada Sabar Gorky, MNC Group, Trans TV dan Freeport Indonesia.

Prajurit Korps Marinir juga diberikan penghargaan atas keberhasilan tugasnya menemukan korban helly di Danau Toba, menemukan pesawat Sukhoi dan menemukan pesawat Air Asia.

"Di antaranya diberikan kepada Marinir Totok Santoso, Kapten Marinir Ready Oktapriadi, Pratu Marinir Ferdiansyah Romlan, Marinir Boflen Sirait dan Serma Marinir OO Suradana," lanjut dia.

Diketahui, upacara militer ini akan dimeriahkan oleh berbagai atraksi senjata diantaranya kolone senapan marinir junior, demo serangan kilat, kolaborasi wushu dan mixed martial art, dan atraksi terjun payung atau free fall 70 penerjun TNI dan Polri.

Rangkaian acara peringatan HUT Korps Marinir TNI AL akan diakhiri malam harinya dengan gelaran bertajuk "Malam Prajurit" di Lapangan Tembak Jusman Puger Bhumi, Cilandak, Jakarta Selatan.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > HUT RI
 
  Usia 76 Tahun Indonesia Merdeka Sisakan Masalah Kebangsaan, Haedar Ajak Elit Duduk Bersama
  Anis Byarwati Ajak Komponen Bangsa Bekerja Sama Atasi Berbagai Permasalahan
  HUT RI Ke-76, Syarief Hasan: Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Di Masa Sulit
  Peringati HUT RI ke 75, Ditreskrimsus Polda Metro Bagikan 5.000 Masker di Stasiun Kereta
  Bamsoet: Indonesia Harus Tetap Semangat Dan Utamakan Kepentingan Bangsa
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2