Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kasus Penimbunan BBM
Cegah Penimbunan BBM, Polrestro Bekasi Terjunkan 810 Personel
Tuesday 20 Mar 2012 20:46:41
 

Polrestro Kota Bekasi akan siagakan 2-3 persobel di tiap SPBU (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
 
BEKASI (BeritaHUKUM.com) - Polrestro Kota Bekasi, Jawa Barat, menerjunkan 810 personelnya untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan menjelang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang. Untuk mengawasinya, tiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) akan dijawa 2-3 personel kepolisian.

“Kami siagakan 2-3 personel kepolisian di tiap-tiap SPBU dari total 70 SPBU yang tersebar di wilayah Bekasi,” kata Kabag Operasional Polresta Bekasi, Kompol Muryono kepada wartawan di ruang kerjanya, Mapolrestro Kota Bekasi, Selasa (20/3).

Menurutnya, selain dari unsur kepolisian, unsur TNI juga akana dilibatkan secara langsung. Hal ini pun memerlukan kordinasi yang diharapkan dapat bersinergi dalam mengawasi ada tidaknya penimbunan sekaligus mencegah pembelian BBM dalam jumlah besar maupun menggunakan jerigen. "Selain SPBU, petugas juga akan melakukan patrol rutin terhadap objek vital lainnya di Bekasi,” imbuhnya.

Ditambahkan Muryono, gelar apel pasukan dalam rangka jelang kenaikan harga BBM, juga telah dilakukan yang turut melibatkan instansi lain. Langkah ini diambil, agar secara bersama dapat melakukan pengawasan. Upaya ini untuk mencegah kelangkaan BBM. Peran serta masyarakat sangat diharapkan dalam memberikan informasi atas adanya dugaan praktik penimbunan BBM, agar bisa ditindaklanjuti kepolisian.

"Sebagaimana perintah Kapolda Metro Jaya dalam mengantisipasi gejolak dari kenaikan harga BBM, kami pun akan melaksanakan perintah tersebut dengan sebaik-baiknya dalam menjaga wilayah Kabupaten Bekasi dari segala kemungkinan yang tak diinginkan," paparnya.(eko)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2