Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Demokrat
Beberapa Bulan Lagi, Mahfud Berikan Jawaban Ikut Atau Tidak Konvensi Demokrat
Friday 26 Jul 2013 19:09:18
 

Diskusi Pemimpin Alternatif yang digelar LPI (Lembaga Pemilih Indonesia) di Cafe Galeri, Jakarta, Jumat (26/7).(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Meski masih ragu-ragu ikut konvensi calon Presiden Partai Demokrat, Tokoh nasional Mahfud MD akan mengumumkan kesedian atau tidaknya untuk ikut konvensi pada bulan Agustus.

Pasalnya, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini Masih mengkalkulasi hasil politik yang timbul jika dirinya ikut konvensi.

"Saya masih kalkulasi hasil politik dari semua yang timbul dari parpol (partai Politik)," ujarnya saat ditemui wartawan usai diskusi Pemimpin Alternatif yang digelar LPI (Lembaga Pemilih Indonesia) di Cafe Galeri, Jakarta, Jumat (26/7).

Namun demikian, Mahfud menegaskan, bahwa dalam konvensi partai berlambang bintang mercy itu tidak ada anak emas. Sebab, yang menentukan hasil akhir adalah lembaga survei yang dianggap kredibel oleh masyarakat.

"Karena pemenangnya ditentukan oleh lembaga survei yang dianggap kredibel. Dalam arti tidak memihak dan lebih dari satu lembaga survei," tambahnya.

Atas dasar itulah, dirinya akan memikirkan kembali untuk ikut konvensi. Sebab, sebagai peserta konvensi capres. Demokrat menjanjikan fasilitaas sosialisasi. Janji itu menurutnya merupakan jaminan yang tak bisa diingkari Demokrat. "Yah kepastian nanti lah. Mudah-mudah bulan Agustus sudah ada jawaban," ungkapnya. (bhc/riz)



 
   Berita Terkait > Partai Demokrat
 
  Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
  Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
  Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
  Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
  Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2