Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Bawaslu
Bawaslu 'Warning' Ketiga Paslon Pilgub Gorontalo
2016-10-26 08:30:37
 

Foto Bersama Seluruh Paslon Gubernur dan wakil Gubernur pada Pilkada Gorontalo, Selasa (25/10).(Foto: BH /shs)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Pada Pengundian nomor urut di Kantor KPU Provinsi Gorontalo, Selasa (25/10), seluruh pasangan calon (Paslon) peserta Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo mendapat 'warning' dari Bawaslu Provinsi Gorontalo.

"kami mengingatkan kepada kepada semua pasangan calon agar tidak melakukan aktifitas di luar dari jadwal yang di tentukan. Jika ada calon yang melakukannya maka akan didiskualifikasi," tegas Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Siti Haslina Said yang didampingi dua anggotanya, Nanang Masaudi dan Arijadi.

Bawaslu juga menghimbau agar selama masa tahapan kampanye setiap calon dan tim kampanyenya dalam menyampaikan visi dan misinya dengan baik.

"Sampaikan Visi dan Misi yang mendidik dan edukatif kepada masyarakat," tegas Siti Haslina Said.

Pada pemilihan umum kepala daerah Gubernur dan Wakil gubernur Provinsi Gorontalo periode 2017-2022, resmi diikuti 3 pasangan calon, nomor urut 1 paslon Hana Hasanah Fadel - Toni Yunus, nomor urut 2 Ruslie Habibie - Idris Rahim, serta nomor urut 3, Zainudin Hasan - Adhan Dambea.(bh/shs)



 
   Berita Terkait > Bawaslu
 
  Jokowi Naikkan Tunjangan Pegawai Bawaslu Dua Hari Menjelang Pemilu, Tertinggi hingga Rp 29 Juta
  Soal Bagi-bagi Amplop Logo PDIP di Sumenep, Kritik Buat Bawaslu: Politik Boleh Bagi Penguasa?
  Alasan Bawaslu Tidak Menindaklanjuti Laporan Kornas PD Soal Dugaan Tabloid Anies Baswedan
  Praktik Politik Uang Berkedok Pembagian Masker di Tangsel, Masyarakat Lapor Bawaslu
  Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2