Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
BMKG
BMKG Memprediksi akan Terjadi La Nina pada April - Mei
2016-02-18 13:23:26
 

Ilustrasi. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Satya (kanan), Didampingi para stafnya saat memberikan keterangan persnya di di Kantor BMKG, Jakarta, Kamis (11/2) lalu.(Foto/bh/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksikan akan terjadi La Nina pada April-Mei 2016 sehingga berdampak pada musim kemarau basah.

"Beberapa lembaga di dunia mengatakan bahwa ada kemungkinan akan terjadi juga La Nina yang nanti baru bisa kita lihat kira-kira pada April-Mei yang kalau terjadi akan menguat pada Juli, Agustus, dan September 2016," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Jakarta, Selasa, (16/2).

Hal itu disampaikan usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla membahas tentang situasi banjir di Tanah Air.

"Ini menjadi perhatian kita karena kalau La Nina terjadi kita akan melalui kemarau basah sehingga hujannya akan lebih tinggi. Di beberapa wilayah bisa menyebabkan banjir," ujar Andi.

La Nina merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di kawasan timur equator di Lautan Pasifik. Pada saat terjadi La Nina angin passat timur yang bertiup di sepanjang Samudera Pasifik.

Sehingga massa air hangat yang terbawa semakin banyak ke arah Pasifik barat. Akibatnya massa air dingin di Pasifik timur bergerak ke atas dan menggantikan massa air hangat yang berpindah tersebut. Maka suhu permukaan laut mengalami penurunan dari nilai normalnya.

Fenomena La Nina menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia bertambah bahkan berpotensi menyebabkan terjadinya banjir.(tt/Antara/bh/sya)



 
   Berita Terkait > BMKG
 
  BMKG: Awan Tebal Memanjang di Meulaboh Aceh Murni Akibat Dinamika Atmosfer, Tak Ada Kaitan Mistis
  Luncurkan Pemutakhiran Aplikasi Info BMKG, Dukung Asian Games dan Masyarakat Peduli Bencana
  BMKG Menjadi Pilot Project Sistem Peringatan Dini Banjir Bandang di Asia Tenggara dan Pasifik
  BMGK Luncurkan Aplikasi Baru Info Cuaca & Iklim, Bantu Pemudik Jelang Lebaran
  Fenomena Equinox Merupakan Fenomena Alamiah dan Bukan seperti HeatWave
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2