Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    

Asia Bakal Kena Imbas Resesi AS
Tuesday 09 Aug 2011 19:41:00
 

Ilustrasi
 
TOKYO-Resesi yang dihadapi oleh AS dan merosotnya indeks saham di Wall Street hingga ke posisi terendah sejak akhir 2008, berdampak besar terhadap pasar saham di Asia.

Seperti dikutip BBC, laporan dari pasar saham Asia menunjukan itu. Indeks Nikkei Jepang jatuh 3,7%, Indeks Kospi di Korea Selatan 5%, dan ASX di Australia turun 3,8%.

Sebelumnya, di AS indeks saham Dow Jones jatuh sampai 5,6%, meskipun Presiden Obama berupaya menyakinkan para investor.

Resesi yang terjadi di AS akan berdampak terhadap negara-negara Asia yang selama ini mengandalkan ekspor ke negara itu. "Anda tidak dapat mengontrol ini," kata analis saham City Index, Peter Esho.

Analis mengatakan sejumlah isu menyebabkan pesimisme di pasar sahaM. "Anda mendapatkan serangan kekhawatiran di pasar (saham). Banyak hal yang tidak masuk akal."

Tetapi masalah utama adalah masalah utang yang dihadapi oleh AS dan Eropa akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi keuntungan perusahaan.

AS juga mengalami penurunan peringat utang oleh Standard and Poor untuk pertama kalinya dalam sejarah, yang menambah situasi ekonomi menjadi sulit.

Analis dari Kathleen Gaffney dari Loomis Sayles mengatakan para investor menaruh perhatian terhadap upaya mengatasi masalah utang. (mic/ind)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2