Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Anies Baswedan
Anies Baswedan Bisa Buat Pilpres Jadi Dua Putaran
Friday 09 May 2014 04:19:07
 

Calon Presiden Indonesia 2014, Anies Rasyid Baswedan Ph.D: Orang baik kalah bukan karena banyak orang jahat, tapi karena banyak orang baik yang mendiamkan. Ayo Turun Tangan!.(Foto: BH/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pakar hukum tata negara, Refly Harun, menyayangkan minimnya calon Presiden alternatif di luar Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Menurut Mantan Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi ini amat disayangkan jika Pemilu Presiden Republik Indonesia tahun 2014 kali ini hanya diikuti oleh dua calon.

Baginya hal ini seperti menyia-nyiakan apa yang sudah ada dalam konstitusi. Bagi Refly yang saat ini dibutuhkan adalah calon alternatif dengan poros baru.

"Konstitusi kita pada dasarnya mengantisipasi pilpres dua putaran. Artinya pada putaran pertama seharusnya masyarakat diberi banyak alternatif, saat ini yang muncul ke permukaan hanya Jokowi dan Prabowo, sayang sekali," ujar Refly, Kamis (8/5).

Menurutnya hal ini pula yang membuatnya sempat mengajukan gugatan atas sarat minimum pencalonan Presiden. Bagi Refly, dengan adanya calon baru ini maka masyarakat akan diberikan lebih banyak pilihan dalam pemilu presiden, sebuah hal yang menurutnya justru menguntungkan masyarakat.

"Saat ini kita butuh calon ketiga yang mencuri perhatian. Calon yang muda, bersih, dan tidak punya track record buruk. Di situ sosok Anies Baswedan menjadi menarik," tambah Refly.

Refly menuturkan, dengan pencalonan Anies Baswedan maka Demokrat juga akan diuntungkan karena memenuhi setiaknya dua hal, "Pertama dia punya element of surprise. Kedua dia tokoh baru yang tidak punya sejarah buruk."

Refly juga mengatakan permasalahan Anies Baswedan (45) memiliki tingkat elektabilitas yang minim bukan sebuah persoalan besar. "Saat pemilu presiden nanti kalau ada calon lain selain Jokowi dan Prabowo maka semua perhatian hanya akan tertuju pada tiga sosok tersebut. Justru di situ Demokrat bisa punya peluang," ungkap Refly.

Pakar hukum tata negara ini menutup dengan mengatakan, "Jokowi dan Prabowo kalau disuruh debat pasti hanya akan saling menjatuhkan. Calon ketiga ini harusnya lebih baik. Anies Baswedan bisa karena ia muda dan beda, kalau Demokrat mengajukan Dahlan karakternya sama dengan Jokowi, akan percuma," pungkas Refly.(adi/san/tribunnews/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Anies Baswedan
 
  Ormas Gerakan Rakyat Luncurkan KTA, Anies Baswedan Jadi Anggota Pertama
  Anies Baswedan Jadi Menteri Apa di Kabinet Prabowo? Ini Isu yang Tengah Hangat Beredar
  Anies Baswedan Dianugerahi Gelar Adat 'Tuan Penato Negarou' di Kabupaten Tubaba, Lampung
  Anies Baswedan vs Konglomerat Hitam
  Pak Anies Dicintai Rakyat, Apa Buktinya?
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2