Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Banjir
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
2022-03-23 06:39:31
 

Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyoroti musibah bencana banjir yang kini melanda Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Dalam Rapat Dengar (RPD) Komisi V DPR RI bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Irwan meminta baik BMKG dan Basarnas untuk meningkatkan kinerja dan terus siaga.

"Ada musibah banjir di kampung saya di Kutai Timur, Sangatta, agar terus BMKG update terutama terkait informasi mengenai cuaca dan pasang surut laut. Karena di sana rata2 di pesisir itu banjir dipengaruhi oleh pasang surut," tutur Irwan kepada Pimpinan BMKG, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (21/3).

Terkait bencana banjir tersebut, Irwan juga menegaskan dukungan Komisi V terhadap program BMKG mengenai pemasangan stasiun untuk mendeteksi tsunami yang nantinya akan dipasang di Kalimantan Timur. Program ini didukung mengingat provinsi Kalimantan Timur yang kini menjadi lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang sedang berjalan.

"Jadi orientasinya tidak seperti yang sebelumnya, karena Kaltim-IKN itu. Saya pikir memang alokasi program dan anggaran juga sudah harus kawan-kawan BMKG lebih banyak inisiatif create kegiatan di sana," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

Beralih ke Basarnas, Irwan memberikan beberapa catatan mengenai anggaran dan alat bantu yang menurutnya kurang memadai. Hal ini disampaikan sebagai kekhawatirannya terhadap banjir periodisasi di Kaltim. "Di sana ada periodisasinya, tiap 5 tahun banjir besar dan kami mendorong agar anggaran pengadaan alat pendukung air untuk Sarnas di Kaltim ditingkatkan termasuk juga dukungan untuk kantor SAR Balikpapan," jelas Irwan.

Irwan berharap agar BMKG dan Basarnas dapat memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah rawan bencana. Selebihnya, ia pun terus menegaskan kepada pimpinan kedua lembaga ini mengenai peningkatan anggaran lebih dari tahun-tahun sebelumnya demi meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi.(ps,hal/sf/DPR/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2