Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
46 Kg Sabu Disita Satres Narkoba Polrestro Depok di Padang Sumatera Barat
2021-01-18 20:15:14
 

Satres Narkoba Polres Metro Depok saat membeberkan hasil sitaan 46 kg sabu yang dikemas dalam bungkus teh hijau.(Foto: BH /amp)
 
DEPOK, Berita HUKUM - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Depok berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 46 kg (kilogram). Barang haram itu disita polisi dari seorang kurir berinisial EP, di sebuah lokasi hotel di Padang, Sumatera Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan petugas dari penangkapan 5 tersangka.

"Pengungkapan ini adalah hasil pengembangan terhadap 5 tersangka," kata Yusri di Mapolres Depok, Senin (18/1).

"Kemudian dikembangkan oleh Polres Metro Depok ini mengarah pada seseorang yang melakukan pengiriman ke daerah Jakarta, khususnya ini yang dilakukan penyidikan teman-teman Satuan Narkoba dapat satu nama DN alias SS yang sampai sekarang masih DPO," lanjut Yusri.

Dalam melakukan aksinya, ungkap Yusri, pelaku mengelabui petugas dengan menyamarkan dan mengemas barang terlarang itu kedalam 44 bungkus teh hijau merek Guan Yin Wang dari Malaysia.

"Modus seperti ini (biasa dilakukan) dari Malaysia," imbuhnya.

Yusri mengatakan, puluhan kilogram sabu tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta.

"Tim melakukan penyelidikan bahwa akan menuju ke Jakarta sampai akhirnya kita kejar ke Padang, Sumbar. Kemudian melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan, janjian di salah satu hotel di daerah Padang," tukasnya.

EP adalah kurir dari inisial SS yang kini masih buron. Ketika tim mengejar ke Padang, SS tidak di lokasi dan hanya ada EP di lokasi tersebut. Dia membawa 2 koper berisi sabu.

"Barbuk dari kamar itu ada dua koper. Koper biru dan hitam seberat netto 46 kg," beber Yusri.

Ia menambahkan, hingga kini masih dilakukan pengejaran terhadap sejumlah orang.

Atas perbuatannya, EP dijerat pasal 114 jo 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.(md/bh/amp)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2