Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Banjir
Para Elang 24 Bersinergi Antar Komponen Masyarakat Peduli Banjir Bandang Lebakgedong Banten
2020-01-13 05:38:37
 

Tampak saat penyerahan bantuan ke 4 Lokasi Posko Bencana di Lebakgedong, Sabtu (11/1).(Foto: BH /sya)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komunitas Para Elang 24 bersinergi bersama Kemenkeu Peduli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di 4 lokasi Posko Bencana di Kecamatan Lebakgedong, Banten, pada, Sabtu (11/1).

Menurut Sukma Hadi sebagai Ketua ParaElang24, komunitas motor yang berbasis di Perumahan Pamulang Estate, Tangerang Selatan sekaligus sebagai salah satu Pengurus ZIS di Kemenkeu mengaku terlibat langsung dalam penyerahan bantuan itu mengatakan, aksi peduli untuk korban bencana banjir bandang Lebak yang dilakukannya juga merupakan hasil sinergi dengan beberapa komponen masyarakat.

"Giat yang kami lakukan merupakan sinergi dari beberapa masjid dan lembaga pengelola ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah) di lingkungan Kemenkeu (Kementerian Keuangan) sebagaimana logo yang terpampang di spanduk bagian atas," kata Sukma saat dikonfirmasi pewarta BeritaHUKUM melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/1).

Ia juga mengungkapkan, pemberian bantuan berupa sejumlah kebutuhan bahan pokok dan donasi kepada warga yang terdampak banjir bandang, selain untuk meringankan beban para korban bencana juga mengasah kepekaan sosial terhadap sesama.

"Sebagai sesama manusia sudah selayaknya kita bersimpati bahkan berempati dan ikut tergerak berupaya meringankan beban para korban bencana, meski bantuan yang kita berikan tidak seberapa banyak," bebernya.

"Selain ingin membantu meringankan korban bencana, kami, juga saya secara pribadi ingin mengasah kepekaan sosial, mengikis ego pribadi ditengah kehidupan yang serba hedon dan nafsi-nafsi," tambah Sukma.

Dketahui, bencana banjir bandang pada Rabu (1/1) lalu terjadi lantaran aliran Sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) meluap, banjir terjadi di Enam kecamatan yang terdampak banjir yakni Cipanas, Sajira, Lebakgedong, Curugbitung, Maja, dan Cimarga. Sebanyak 17.200 jiwa atau 4.368 kepala keluarga (KK) warga Kabupaten Lebak, Banten, mengungsi akibat banjir bandang dan tanah longsor.(bh/as)




 
   Berita Terkait > Banjir
 
  Aksi Demo Banjir Jakarta, Tiga Warga Pembawa Alat Peraga Dilaporkan ke Polisi
  Demonstran Pro Anies: Jokowi Lebih Bertanggung Jawab Soal Banjir
  Legislator Dorong Pemerintah Pusat Fokus Lakukan Mitigasi Bencana
  Para Elang 24 Bersinergi Antar Komponen Masyarakat Peduli Banjir Bandang Lebakgedong Banten
  Cek Hujannya, Ukur Dampaknya, Kenali Pemimpinnya
 
ads1

  Berita Utama
Pasangan Suami Istri Ini Berhasil Gasak 100 Motor Sejak 2018

Polda Metro Jaya Ungkap Praktik Klinik Injeksi 'Stem Cell' Ilegal

Ini Kata Prof Yusril Soal Polemik Penundaan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih Kabupaten Talaud

Kawal Skandal Korupsi Jiwasraya, KAKI Desak Kejagung Tetapkan dan Tahan Tersangka

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polisi Tembak Mati Residivis Pengedar Sabu

Bantuan Ayam Super di Kabgor Banyak Mati, Distributor Terkesan Lepas Tangan

ALPEKSI Siap Kawal Visi SDM Unggul Indonesia Maju

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei Bela Angkatan Bersenjata

Law Firm FAS dan Lapas Tebing Tinggi Gelar Konsultasi Hukum Gratis Bagi Warga Binaan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2