Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
  Pemilu
KPU
Data Jutaan WNI Diduga Dibobol Peretas dari KPU, 'Bisa Disalahgunakan untuk Kejahatan Siber' | 2020-05-24 22:27:15
JAKARTA, Berita HUKUM - Pakar teknologi informasi, Ruby Alamsyah, mengatakan data jutaan warga Indonesia yang diduga dibobol para peretas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), amat berpotensi disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber.

"Kejahatan siber apapun bisa memanfaatkan data ini untuk kegiatan apapun untuk aktivitas mereka," ujar Ruby kepada BBC News Indonesia, Jumat (22/5).

Yang lebih berbahaya, menurut Ruby, jika data pribadi jutaan WNI yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2014 tersebut digabungkan dengan data retasan sebelumnya.

"Data-data itu kalau di-combine (dikombinasikan) dengan data breach (data retasan) atau
... .
 Index Pemilu >>
Data Jutaan WNI Diduga Dibobol Peretas dari KPU, 'Bisa Disalahgunakan untuk Kejahatan Siber'

Komisi II Setujui Penundaan Pilkada Jadi 9 Desember 2020

Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020

2 Komisioner KPU RI Dipecat, Pengamat: Indikasi Kuat Kecurangan Pilpres 2019

Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik

Pilkada 2020 Jadi Jembatan Menuju Pilkada 2024

Kenali Jenis Gratifikasi, Laporkan Sesuai Ketentuan

ads
 
ads2
 
 
ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2