Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Muhammadiyah
Idul Adha: Muhammadiyah Dorong Kurban untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan
2020-07-05 07:34:58
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammadiyah memaknai kurban pada Idul Adha di masa pandemi Covid-19 kali ini bukan hanya sekedar ritual ibadah semata saja, tetapi juga dimaknai jauh lebih dalam sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi. Adapun Lazismu melalui dukungan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan MCCC mengangkat tema hari raya kurban ini sebagai kurban untuk ketahanan pangan. Hal tersebut dikupas dalam Covid-19 Talk (1/7) bertemakan "Berkurban dalam Ibadah Kurban (Kurban di Masa Pandemi)".

Rizaldi Kurniawan M.Si. selaku Badan Pengurus LazisMu Bidang Penghimpunan dan Kerjasama menyampaikan bahwa Hari Raya Kurban kali ini memang harus dimaknai jauh lebih mendalam di luar makna sebatas ritual ibadah dan menyembelih hewan Kurban. Dalam hal ini LazisMu lebih mendorong kepada ritual berkemajuan dengan menjadikan Kurban sebagai roda ekonomi dan ketahanan pangan. Beberapa program dicanangkan untuk mendukung ekonomi masyarakat seperti pemberdayaan peternak

"LazisMu menganggap bahwa dimensi ibadah kurban bukan hanya ibadah ritual pada hari H pemotongan tapi juga ada potensi dimensi ekonomi yang menyangkut pada pemberdayaan peternak," ujarnya.

Didukung oleh pernyataan yang disampaikan oleh drh. Zainul Muslimin selaku Koordinator Kurban LazisMu Nasional bahwasanya sudah 4 tahun Muhammadiyah menjalankan kurban dengan bekerja sama untuk memberdayakan peternak dalam menghasilkan bibit - bibit hewan kurban yang kemudian akan diolah menjadi produk makanan kemasan siap saji yaitu rendangMu dan kornet. Adapun produk kemasan rendangMu dan kornet ini diinisiasi dalam rangka agar masyarakat dapat merasakan daging kurban secara merata dan berkelanjutan tidak hanya pada momen Idul Adha saja, apalagi di masa pandemi ini tentu makanan siap saji akan sangat mempermudah masyakarat yang sedang dihimpit oleh ekonomi.

"Tahun pertama kita punya pengalaman memproses hewan kurban setengah milyar dan tahun kedua melonjak 1,8 M dan tahun ketiga 2,2 M dan di tahun itu kita targetkan nilai uang yang dititipkan LazisMu untuk program - program ini sebesar 7,5 M," tutur drh. Zainul.

Hal ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah telah dipercaya oleh masyarakat untuk mengelola hewan kurban berskala besar dan mengolah menjadinya makanan siap saji. drh. Zainul juga menyampaikan bahwa sebetulnya program pemberdayaan peternak juga bekerja sama dengan banyak pihak sehingga roda ekonomi terdorong dari berbagai bidang pekerja.

Berdasarkan apa yang telah disampaikan bahwa program - program LazisMu bekerja sama dengan pemerintah dan juga mengandalkan kanal digital seperti gojek atau kitabisa.com untuk mendukung program ini "Kita ini LazisMu menengahi dari pedagang kepada konsumen, melakukan pemberdayaan. Dan juga stabilitas harga kita tidak ingin di ok mati oleh pedagang musiman, kita ingin kurban ini juga dinikmati oleh peternak yang profesinya wilayah produksinya dengan pabrik modern," ujar Rizaldi.(muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Muhammadiyah
 
  Siap-siap, Museum Muhammadiyah Bakal Dibuka Bulan November
  Idul Adha: Muhammadiyah Dorong Kurban untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan
  Ciri Muhammadiyah Berdaulat Melakukan Amar Ma'ruf Nahi Munkar Secara Cerdas dan Jernih
  Utang Pemerintah Indonesia ke Muhammadiyah Capai Rp 1,2 Triliun
  Refleksi Akhir Tahun 2019, PW Muhammadiyah Gorontalo Gelar Konfrensi Pers
 
ads1

  Berita Utama
Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19 dan PEN

Wahh Parah! Data Penerima Bansos Ternyata Belum Di-Update Sejak 2015

Muncul Skenario Anies-AHY 2024, Politikus Demokrat: Pasangan Yang Saling Melengkapi

Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal dari UMKM

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terungkap!! Dalang Pembunuhan Warga Negara Taiwan Juga Janjikan 'Tugas Lain'

Sesalkan Jokowi Teken PP 41/2020, PKS: Bisa Gerus Independensi KPK!

Siapa Agnes Chow, Aktivis Perempuan yang Disebut 'Mulan yang Asli' dan 'Dewi Demokrasi'?

Terjerat UU Tindak Pidana Korupsi, Jaksa Pinangki Terancam Hukuman Maksimal 5 Tahun Penjara

PA 212: Sebaran Baliho Habib Rizieq Bentuk Perlawanan Pada Neo PKI

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2