Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Usul Lapangan Tembak Dipindah
2018-10-16 19:07:24
 

Ilustrasi. Wakil Ketua DPR RI Kordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Kordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah mengusulkan dipindahkannya lapangan tembak. Hal tersebut diungkapkannya dalam forum dialektika Biro Pemberitaan DPR RI dengan Kordinatoriat Wartawan DPR RI, di Media Center DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (16/10).

"Konsep DKI itu sendiri dahulu kala diimajinasikan oleh Bung Karno seperti Washington DC. Dimana di dalamnya mengatur lokasi dari lembaga negara yang ada dalam trias politika, eksekutif ditandai dengan istana, Yudikatif dan legislative (DPR RI), atau The Brain of Nation, artinya otak dari negara ini ya di ketiga lembaga negara itu. Namun sekarang sudah tidak ada yang mengatur hal itu termasuk 278 hektar kawasan Senayan yang kacau penggunaannya. Masa mendirikan lapangan tembak di dekat gedung DPR. Oleh karena itu saya mengusulkan agar lapangan tembak itu dipindah atau DPR yang dipindah," ungkap Fahri.

Tidak hanya itu, Fahri juga menilai sejatinya tidak boleh ada gedung lain di sekitar DPR yang lebih tinggi dari gedung DPR. Hal itu menandakan kedaulatan rakyat yang memang lebih tinggi dari segalanya.

Bahkan jika ada gedung yang lebih tinggi dari DPR secara otomatis harus dirubuhkan. Hal itu yang menurut Fahri harus ditegakkan kembali, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Mengingat kasus peluru nyasar ini bukan yang pertama kalinya terjadi.(Ayu/mp/DPR/bh/sya)




 
   Berita Terkait > Fahri Hamzah
 
  Tegur Dahnil, Fahri Hamzah: Bro, Jangan Seret Pak Prabowo Ke Isu Kecil
  Fahri Hamzah Sarankan Presiden Bentuk Perppu Perlindungan Data Penduduk
  Kivlan Zen Batal Dicekal, Fahri Hamzah: Bukti Hukum Kita Diatur Segelintir Orang
  Jika Prabowo Menang, Fahri Usul SBY dan Amien Rais Jadi Menteri Senior
  Terlalu Cepat Definisikan Pahlawan dengan Pengertian Baru
 
ads1

  Berita Utama
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?

Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50

Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN

ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin

 

ads2

  Berita Terkini
 
Komisi II DPRD Kaltim Konslutasi ke Kementrian ESDM

Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL

First Travel: Aset-aset Dirampas Negara, Pengacara Korban: 'Ini Uang Jamaah, Kok Jadi Tidak Ada Solusi?'

Palestina Kecam AS Soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman Keamanan dengan Terapkan 'Hukum Rimba'

Fahri Hamzah: Pilkada Langsung Cukup di Tingkat II

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2