Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
KPK
Benny K Harman: Pak Firli, Kasus Masiku Momentum KPK Buktikan Tidak Di Bawah Penguasa
2020-01-29 10:33:13
 

Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny Kabur Harman. Politisi Demokrat.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Luapan kekesalan atas penanganan kasus yang menimpa kader PDIP Harun Masiku dilampiaskan Komisi III DPR dalam Rapat Kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/1).

Salah satunya, ditampakkan oleh anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny Kabur Harman. Politisi Demokrat itu meluapkan kekesalannya pada KPK yang belum juga mampu menangkap Harun Masiku, tersangka yang juga menjadi buron.

Padahal, Benny meyakini Harun berada di Indonesia. Tapi KPK tampak kesulitan menangkap caleg PDIP untuk dapil Sumatera Selatan I itu. Dia lantas membandingkan dengan kerja aparat kepolisian yang berhasil menangkap teroris dalam waktu cepat.

"Kasus terorisme besar tiga kali 24 jam. Gampang sekali dapatnya. Masa Masiku, aduh kuman di seberang lautan bisa kita lihat, gajah di depan mata nggak bisa aku lihat. Masuk akal, sebab gajahnya kegedean," tegasnya di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, Benny menduga ada upaya terselubung untuk menyembunyikan keberadaan Harun Masiku.

Benny pun mengingatkan KPK bahwa saat ini muncul kesan KPK menjadi lumpuh karena menghadapi partai penguasa. "Pak Firli, tolong Masiku ini jangan terus disembunyikan, tangkap dia sudah. Ini adalah momentum KPK punya otonomi atau tidak, di bawah tekanan penguasa atau tidak," tandasnya.

Lihat videonya saat Benny Kabur Harman. Politisi Demokrat menyampaikan komentarnya : Klik disini.(wv/RMOL/bh/sya)



 
   Berita Terkait > KPK
 
  KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
  Situasi Politik Kini Sarat Semakin Oligarkhis dan Sentralistis
  Sudah 118 Laporan Sejak KPK Luncurkan Aplikasi JAGA Bansos
  KPK Dorong Pemprov Jawa Timur Mutakhirkan Data Orang Miskin
  Penangkapan DPO Nurhadi Jadi Pintu Pemberantasan Mafia Peradilan
 
ads1

  Berita Utama
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

 

ads2

  Berita Terkini
 
Seminggu Reskoba Polres Kukar Amankan 6 Pelaku Kejahatan Narkoba

Kejari Samarinda Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Hibah, Bakkara Bantah akan Melarikan Diri

Iwan Sumule Bahagia Din Syamsuddin Dkk Turut Gugat UU Corona Ke MK

Surat Terbuka dari Chusnul Mariyah Buat Ibu Megawati yang Terhormat

Limbah Padat Harus Dikendalikan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2