Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Barack Obama
Wisata Napak Tilas Obama Hingga Pidato Kunci di Dispora Indonesia
2017-07-02 11:53:13
 

Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama memberi sambutan kunci dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Jakarta, Sabtu (1/7/2017). Obama berbicara tentang sejumlah hal, antara lain demokrasi, kepemimpinan, persamaan hak dan toleransi.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kebinekaan, toleransi dan multikulturalisme di Indonesia dipuji oleh mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Simak berita menarik kemarin yang masih laik hari ini, mulai dari rencana pembuatan paket wisata napak tilas perjalanan Barack Obama di Indonesia hingga pidatonya di kongres Diaspora Indonesia.

1. Pesan Obama pada Kongres Diaspora Indonesia

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan pidato dalam Kongres ke-4 Diaspora Indonesia, yang salah satunya menyoroti globalisasi, kata Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global, Dino Patti Djalal.

"Sangat banyak yang dijelaskan tapi intinya adalah menghadapi globalisasi, upaya agar pemuda bisa adaptasi mengambil keuntungan dari globalisasi," kata Dino di sela-sela kongres itu di Jakarta, Sabtu, (1(7).

Mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu mengatakan, Obama juga memuji toleransi di antara masyarakat Tanah Air.

"Memuji di Indonesia bhineka tunggal ika, multikulturalisme, toleransi yang membuat indonesia terpandang di dunia, dan jangan sampai kehilangan itu," kata Dino.

Dia pun mengapresiasi kehadiran Obama dalam kongres diaspora yang membuat acara ini lebih menarik dan semarak.

"Membuat diaspora lebih semangat, membuat profil diaspora dilihat masyarakat tanah air, banyak orang suka Obama, dan kehadiran Obama memang diharapkan oleh peserta kongres ini," tuturnya.

Kongres Diaspora Indonesia dihadiri 9.000 orang dari 55 negara seluruh dunia.

Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Kasablanka Hall pada 1-4 Juli 2017 itu menghadirkan 42 pembicara dalam 12 sesi berbeda dan mengambil tema "Bersinergi Bangun Negeri".

Pidato Obama dalam sesi pembukaan kongres tersebut sekaligus menjadi pidato pertamanya di Asia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai presiden Amerika Serikat pada 20 Januari 2017.

2. ASITA agar rancang paket napak tilas Obama

Asosiasi biro perjalanan wisata yang tergabung dalam ASITA atau biro perjalanan dalam jaringan diminta untuk mulai merancang paket wisata napak tilas Obama.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam keterangan tertulis dia, di Jakarta, Sabtu, yang berharap kepada ASITA untuk menjual paket "Napak Tilas Obama".

Dia mengatakan paket wisata tersebut bisa berisi perjalanan mengunjungi tempat-tempat istimewa yang pernah didatangi Barack Obama selama berlibur di Indonesia.

3. Presiden Joko Widodo bagi-bagi buku di Cipanas

Presiden Joko Widodo membagikan buku pada anak-anak saat berkunjung ke Istana Presiden Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu. Kegiatan bagi-bagi buku sudah menjadi kebiasaan Presiden Jokowi setiap melakukan "blusukan".

4. Kiper Timor Leste persunting gadis Temanggung

Kiper klub sepak bola Lalenok United Timor Leste, Wahyu Danang Maliki (32) mengakhiri masa lajang dengan mempersunting gadis asal Dusun Klorak, Desa Gondang Winangun, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Venny Prastiwi (26).

5. Inafis Mabes Polri identifikasi pelaku penikaman Brimob

Tim Inafis Mabes Polri dikerahkan untuk mengidentifikasi pelaku penikaman dua Brimob di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Proses identifikasi, telah diambil sidik jari dan DNA, hal ini akan dicocokkan dengan anggota keluarganya," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu.

Dalam saku celana pelaku ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) model lama atas nama Mulyadi. Dari hasil penyidikan sementara, Mulyadi diketahui bekerja sebagai pedagang kosmetik di Pasar Roxy Bekasi.(ny/Antara/bh/sya).



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2