"MENGARTIKAN BERANI, SUCI HATI DAN JIWA"

"MELAMBANGKAN BESAAAARRRR, GAGAH, DAN PERKASA"

"YA !!! INILAH BENDERA DAN LAMBANG NEGARAKU YANG INDAH NAN DIAGUNGKAN"

"TAPI KINI DIA SEDANG MENANGIS, MEMBAYANGKAN" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hacker
Website Kabareskrim Belum Pulih, Hacker Tinggalkan Jejak Pra5astea
Friday 02 Aug 2013 05:49:45
 

Ilustrasi, Situs resmi Presiden SBY saat dihecker Wildan.(Foto: ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - "LIHATLAH MERAH PUTIH INI, BERTAHTAKAN GARUDA YANG SEMPURNA"

"MENGARTIKAN BERANI, SUCI HATI DAN JIWA"

"MELAMBANGKAN BESAAAARRRR, GAGAH, DAN PERKASA"

"YA !!! INILAH BENDERA DAN LAMBANG NEGARAKU YANG INDAH NAN DIAGUNGKAN"

"TAPI KINI DIA SEDANG MENANGIS, MEMBAYANGKAN KAPAN "BERAKHIRNYA" KEBOBROKAN INI"

"DEMI TUHAN, DOA(NYA) YANG SELALU BERGEMA DEMI UMAT MANUSIA DI INDONESIA"

"HENTIKANLAH WAHAI TUAN, MUSNAHKAN KETIDAKSEIMBANGAN INI, HILANGKANLAH KEBIASAAN-KEBIASAAN YANG AKAN MEMBUAT KERUGIAN, SIRNAKAN :'("

"BERPIHAKLAH PADA RAKYAT DAN NEGARA, DEMI IBU PERTIWI TERCINTA, KEMBALI KITA TERBANGKAN BERSAMA"

"pra5astea"

Tulisan tersebut menjadi tampilan website Bareskrim Polri, dan menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan bahwa sampai saat ini pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih mendalami kasus diretasnya situs resmi Bareskrim Mabes Polri yang beralamatkan: www.bareskrim.polri.go.id.

"Kita masih selidiki itu, apa benar di bobol atau hanya ada gangguan," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojo, Jakarta Selatan, Kamis (1/8).

Ketika dikonfirmasi apakah Polri akan menggunakan tim cyber crime yang dimiliki untuk mengungkap pelaku peretas tersebut, Agus enggan memberikan keterangan detail kepada wartawan. "Kita lihat perkembangannya nanti saja," jawab Agus.

Sebelumnya, pada hari Rabu 31 Juli 2013, website resmi Bareskrim Mabes Polri yang beralamatkan www.bareskrim.polri.go.id diretas, dengan meninggalkan latar berlakang berwarna hitam dengan lambang garuda dan latar berbendera merah putih.

Identitas yang bisa diketahui dari para hacker tersebut hanya menamakan dirinya "pra5astea" tercantum dalam sebuah tulisan dalam latar hitam tersebut disertai dengan sebuah kalimat. Diduga kuat, nama tersebut adalah peretas situs Bareskrim, yang hingga kini belum diketahui motif peretas situs tersebut.

Dari penelusuran BeritaHUKUM.com, Jumat (2/8) pukul 05:30 WIB, website www.bareskrim.polri.go.id tersebut jika d buka (klik) kini dengan tampilan hanya bertuliskan: Website Disabled. Dugaan bermula dari tidak berkenannya Hacker dengan pernyataan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman beberapa waktu lalu yang mengklaim, bahwa Bareskrim Polri tidak gentar kepada para Hacker, karena pihaknya percaya telah memiliki sistem keamanan yang kuat.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Hacker
 
  Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
  Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
  2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
  Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
  Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2