Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kekerasan Terhadap Wartawan
Wartawan Dipukul Pengawal Anas, Polisi Malah Sembunyikan Pelaku dan Usir Wartawan
Saturday 23 Feb 2013 18:20:24
 

Polisi saat mengamankan kericuhan didalam gedung DPP Demokrat, Sabtu (23/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa wartawan kantor Berita Antara, Zul Sikumbang. Ia mengalami pemukulan pada wajah dan bagian bawah perutnya ditendang ketika korban didalam gedung DPP Demokrat.

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Zul mengungkapkan, "saya sedang menjalankan tugas saya sebagai wartawan dan ini dilindungi Undang-Undang," ujarnya, Sabtu (23/2).

"Dari awal kedatangan Anas Urbaningrum mereka orang-orang bayaran itu sudah arogan, tiba-tiba seseorang memukul saya, dan saya terjatuh, lalu didalam gedung saya juga di tendang dibawah perut saya," tambah Zul.

Para pengawal Anas Urbaningrum ini, sudah sejak awal kedatangan memancing keributan dengan wartawan dengan teriakan dan makian kata-kata kasar.

"Orang yang memukul saya mengenakan pita merah di lengan kirinya dan baju merah liris hitam," kata Zul.

Mereka pengawal Anas berusaha menghalang-halangi sembari membentak-bentak, "Setan awas kalian ya, main kita yuk," teriak pelaku memancing amarah wartawan mengajak berkelahi.

"Awas kalian kasih jalan, kasih jalan, kasih jalan!," teriak mereka.

Akibat kejadian ini, polisi yang berada di lokasi malah membela dan menyembunyikan tersangka pelaku pemukulan terhadap wartawan kedalam gedung DPP Demokrat.

Seorang Komisaris Besar Polisi Kompol malah mengusir dan membentak-bentak wartawan,padahal wartawan mencoba menunjukan foto dan wajah pelaku yang sudah diindetifikasi kepada Kompol ini, namun dia mengarahkan wartawan membuat laporan resmi ke polsek atau Polres bukan menangkap pelaku namun malah mecaci dan mengusir wartawan.

"keluar kalian semua keluar semuanya", ujar Kompol berkacamata hitam ini, sambil menyebut kata-kata kotor dan tidak etis, sambil mengusir wartawan yang sedang bertugas mencari berita.

Selanjutnya pelaku dilarikan dengan menggunakan mobil melalui pintu Basement Gedung DPP Demokrat oleh rekan-rekan sesama pengawal bayaran.

Sementara korban Zul sendiri mengaku akan melaporkan insiden yang menimpanya, kepada pihak yang berwajib. "Saya akan lapor polisi," pungkas Zul.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kekerasan Terhadap Wartawan
 
  Legalisasi 'Law As a Tool of Crime' di Penangkapan Wilson Lalengke
  Ketua Komite I DPD RI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan terhadap Jurnalis di Pringsewu
  AJI Desak Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurhadi
  Jurnalis MerahPutih.com Hilang Saat Meliput Aksi Demo Penolakan UU Omnibus Law
  Penganiayaan, Intimidasi dan Perampasan Alat Kerja Jurnalis Suara.com
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2