JAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya sudah ngebet untuk membangun gedung baru. Ambruknya plafon di gedung KPK diharapkan menjadi sinyal bahwa gedung baru yang rancananya dibangun di Jalan Guntur, Jakarta Selatan bisa segera dibangun.
Bambang Widjajanto (BM), Wakil Ketua KPK, Senin (1/4) pagi mengatakan, pihaknya berharap kejadian ambruknya plafon di lobi gedung KPK tersebut menjadi sinyal bahwa KPK harus mempunyai gedung baru. "(Ambruknya plafon) ini mudah-mudahan satu sinyal gedung baru segera dibikin," katanya, di gedung KPK.
Saat ini, rencana pembangunan gedung itu masih dalam proses mencari manajemen konsultan. Sementara izinnya, kata BM, pihaknya sudah mendapatkan. "Sedang mencari kosultan. Kalau diizinkan sudah. Anggarannya saya tidak tahu. Saya minta teman di biro hukum sama biro kepala bagian pekerjaan untuk dampingi saya," ujarnya.
Mengenai ambruknya plafon, BM menjamin tidak akan mengganggu proses pemeriksaan. Namun akibat kejadian itu, ruang tunggu tamu dan saksi-saksi terpaksa dipindah ke ruang konferensi pers. "Tidak mengganggu pemeriksaan. Kan tidak periksa di sini (di lobi). Ruang konferensi pers diganti jadi ruang tamu, terutama orang-orang yang akan dipanggil," katanya.
Seperti diketahui, saat ini KPK berancang-anacang untuk mempunyai gedung baru. Rencananya, tahun 2013 pembangunan gedung baru yang berlokasi di Jalan Guntur itu akan dibangun. Pembangunan gedung itu pun masih dalam proses mendesain gedung dan tender.(bhc/din) |