Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Ebola
WHO: Dua Puluh Nibu Orang akan Terinfeksi Ebola
Friday 29 Aug 2014 03:10:25
 

Pejabat WHO Bruce Aylward mengatakan jumlah kasus lebih tinggi 2-4 kali.(Foto: twitter)
 
AFRIKA BARAT, Berita HUKUM - Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan wabah mematikan Ebola di Afrika Barat dapat menginfeksi lebih 20.000 orang sebelum dapat dikendalikan. Badan PBB tersebut mengatakan jumlah kasus kemungkinan sudah lebih tinggi empat kalinya dibandingkan 3.000 orang yang tercatat saat ini.

WHO juga meminta maskapai penerbangan untuk melanjutkan penerbangan "penting" di kawasan, dengan mengatakan pelarangan penerbangan mengancam usaha mengatasi epidemi.

Sampai sejauh ini 1.552 orang tewas di Liberia, Sierra Leone, Guinea dan Nigeria.

Saat mengumumkan rencana aksi WHO dalam mengatasi wabah ini, Asisten Direktur Jenderal WHO Bruce Aylward mengatakan "jumlah kasus sebenarnya kemungkinan dua hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan yang saat ini dilaporkan" pada sejumlah daerah.

Pejabat WHO tersebut mengatakan kemungkinan adanya 20.000 kasus "adalah sebuah skala yang saya pikir tidak pernah terpikirkan sebelumnya terkait dengan wabah Ebola".

Rencana aksi WHO memerlukan dana sebesar US$ 489 juta dalam sembilan bulan ini, di samping 750 pekerja internasional dan 12.000 pekerja nasional di Afrika Barat.

Sementara, semua sekolah di Nigeria diperintahkan untuk ditutup sampai 13 Oktober sebagian bagian dari upaya mencegah penyebaran virus mematikan Ebola.

Tahun pelajaran baru sedianya dimulai Senin (25/8) namun menteri pendidikan memerintahkan penutupan sehingga para staf pengajar dapat dilatih untuk menangani kasus Ebola

Lima orang meninggal karena Ebola di Nigeria.

Wabah yang melanda Afrika Barat ini terpusat di Guinea, Liberia dan Sierra Leone, dengan korban meninggal lebih dari 1.400 orang.

Virus ini merupakan wabah terbesar sejauh ini dengan 2.615 tertular. Sekitar setengahnya meninggal.
Virus itu menyebar antara manusia melalui kontak langsung cairan tubuh.

Belum ada obat untuk Ebola namun dengan perawatan secara intensif dan cairan cukup, pasien memiliki peluang untuk sembuh.

Ebola menyebar ke Nigeria - negara paling padat di Afrika- Juli lalu saat seorang pasien yang terkena Ebola terbang dari Liberia ke Lagos.

Pemerintah Nigeria mengatakan mereka berharap upaya untuk menangani virus ini dapat berhasil karena hanya satu kasus sejauh ini yang sudah dipastikan sebagai pasien Ebola.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2