Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Venezuela
Venezuela Putuskan Hubungan dengan Panama
Friday 07 Mar 2014 08:28:06
 

Presiden Nicolas Maduro menyampaikan pidato di makam Hugo Chavez.(Foto: Istimewa)
 
VENEZUELA, Berita HUKUM - Presiden Venezuela Nicolas Maduro memutuskan hubungan diplomatik dan membekukan ikatan ekonomi dengan Panama.

Keputusan itu datang setelah negara Amerika Tengah meminta pertemuan kepada Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) untuk membahas krisis Venezuela.

Maduro berbicara kepada kepala-kepala negara Amerika Latin lainnya dalam acara untuk memperingati kematian pemimpin Hugo Chavez.

Sedikit 18 orang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di jalan dalam tiga pekan terakhir.

"Saya memutuskan untuk menghentikan hubungan politik dan diplomatik dengan pemerintah Panama dan membekukan semua ikatan ekonomi dan perdagangan mulai saat ini," kata Maduro, kepada antara lain presiden Kuba Raul Castro, Uruguay Jose Mujica dan Bolivia Evo Morales.

Presiden Panama Ricardo Martinelli menyatakan keterkejutannya atas keputusan Venezuela.
"Panama hanya berharap bahwa negara saudaranya menemukan kedamaian dan memperkuat demokrasi," kata Martinelli di Twitter.

Pekan lalu, pemerintah Panama meminta pertemuan darurat kepada negara-negara anggota OAS untuk membahas krisis di Venezuela.

Rakyat Venezuela sendiri sudah lama mengeluhkan tingginya angka kejahatan, inflasi dan kelangkaan bahan makanan pokok.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Venezuela
 
  Belasan Politikus Oposisi Venezuela Dituduh Makar, Beberapa Berlindung di Kedutaan Asing
  Juan Guaido Kembali ke Venezuela Meski Berisiko Ditangkap Pemerintah
  Presiden Maduro Peringatkan Soal Perang Saudara di Venezuela
  Bagaimana Krisis Dalam Negeri Venezuela Dapat Menjadi Masalah Global
  Maduro Tuduh AS Ingin Membunuhnya dan Gulingkan Pemerintah Venezuela
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2